u2-WhatsApp-Image-2025-09-19-at-09.07.50-1
Anjangsana Perpustakaan MIN 27 Aceh Besar”Shophie’s Sunset Library”

Haii rekan minatt…!!
Kali ini kita akan membahas mengenai kunjungan kami ke perpustakaan “shophie’s sunset library”
Tahukah kalian apa itu “shopie’s sunset library”? ” Shopie’s sunset library ” Ini salah satu perpustakaan yang sangat unik lhoo. Perpustakaan ini berada di tepi pantai yang sangat indahh, sambil membaca sambil ngeliat sunset, bagus ya idenya membangun perpustakaan di tepi pantai.

Nah kali ini juga kami tim perscil Min 27 Aceh Besar mewawancarai ketua TBM shpie’s sunset librarynyaa lohh tbeliau tau banyak mengenal sejarah, namanya ibu raihan Lubis panggilannya ibu raihan. Nah ibu raihan ini mengenal sejarah karena beliau sangat cinta membaca buku dan menulis. Alasan mengapa perpustakaan ini didirikan di tepi pantai dijawab langsung oleh bu Raihan. “Jadi alasan mengapa saya mendirikan perpustakaan ini adalah supaya para pengunjung tidak hanya menikmati angin laut tetapi juga membaca di tepi laut ” Ucap bu Raihan. Tau tidakkk teman teman??, dulunya tempat berdirinya perpustakaan ini adalah rumah kosong yang dijadikan tempat sampah besar, dengan inisiatif sendiri ibu Raihan ini langsung membersihkan tempat sampah besar ini bersama anak anaknya, tau tidakk…. Lamanya membersihkan perpustakaan ini hampir mencapai 3 bulan lhoo sudah kebayang kan lamanyaa untung saja bu Raihan membersihkan nya tidak sendirian kalau sendirian mungkin hampir satu tahun yaa. Hehe…. , perpustakaan ini berdiri sejak bulan Juni tahun 2022 wowww sudah 3 tahun juga yaa. Nah teman teman badai yang dilewati bu Raihan tidak mudah, ada banyak sekali rintangan yang harus di lewatinya banyak orang berangapan yang dilakukan ibu raihan ini tidak penting dan banyak orang yanng bilang ” Ngapain buka perpustakaan, kan zaman sekarang sudah pada pakai internet, buku mana ada lagi yang baca ” Ucap orang-orang itu , tapiii bu Raihan ini tidak terhasut oleh kata kata mereka, bu Raihan yakin bahwa masih banyak yang ingin membaca buku, satu hingga tiga bulan tidak ada pengunjung yang datang, namun pada suatu hari ini ada pengunjung yang bu Raihan sendiri tidak tahu kalau ia adalah selebgram. Ia berfoto foto sambil mengunjungi perpustakaan dan ternyata setelah pengunjung itu datang perpustakan Shopie’s sunset Library jadi viral banget lih teman – teman dengan sekejap ibu Raihan kebanjiran pengunjung waduhhhhhh….. perpustakaan itu telah “viral” Dalam sekejap Nah ada pesan nihh dari ibu Raihan “kalau kita menginginkan sesuatu walaupun belum terkabul jangan putus asa karena semua ada jalannya” Ucap beliau.Nah tau tidak mengapa nama perpustakaan ini adalah shopie’s sunset library ” Shopie’s bersama dari nama anak ibu Raihan yang kecil yang bernama sofi kalau sunset karena pantai yang di depannya adalah pantai sunset nah dan library itu karena perpustakaan dalam Bahasa Inggris itu library. Makanya terbentuklah nama “Shopie’s sunset library”. Tujuan ibu Raihan mendirikan perpustakaan ini adalah karena ingin membantu orang orang yang kesulitan membeli buku karena juga harga buku itu sangat mahall lhoo. Makanya beliau mendirikan perpustakaan ini.Latar belakang pendidikan bu Raihan dulunya sebelum membangun perpustakaan adalah jurusan komunikasi didalam jurusan tersebut ada yang namanya jurnalistik. Tidak hanya itu beliau juga memberikan pengalaman beliau selama menjadi jurnalistik asikk yaaa kalau narasumber kita asikk hehe…
Sekian dari kami perscil Min 27 Aceh Besar. Semoga kedepan kita bisa kembali bertemuu yaaa. Byeeeeeeeee
By: -. Sausan syakirah
– Bunayya Shaliha
– Siti Aisyah

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...