IMG-20260124-WA0008
Cerpen “Serunya Belajar Bela Diri Taekwondo”

Nama : T.M Nadzirul Lil Ihsan
Kelas  : 6 Ar-Raqib

Hai teman-teman, perkenalkan nama saya T.M Nadzirul Lil Ihsan. Kali ini saya akan menceritakan tentang bela diri yang bernama Taekwondo. Teman-teman tahu tidak apa itu taekwondo. Taekwondo adalah seni bela diri Korea yang fokus pada tendangan kaki yang cepat dan kuat serta pukulan tangan.

Perjalanan taekwondo saya berawal dari kelas 4 dan masih sabuk pemula yaitu sabuk warna putih. Sabuk putih melambangkan kesucian dan permulaan, namun semenjak ada UKT ( Ujian Kenaikan Tingkat), yaitu kemampuan atau level untuk mendapatkan sabuk yang lebih tinggi. Nah teman-teman,,, taekwondo tidak hanya bertarung, tetapi taekwondo juga ada seni yang disebut poomsae tarung dan seni akan di tes pada UKT. Satu bulan sebelum mengikuti UKT, kami mempelajari jurus-jurus yang ada di taekwondo. Dari kuda-kuda hingga tendangan. UKT dilaksanakan enam bulan sekali. Jadi kami harus mempersiapkan diri dengan serius.

Tibalah hari UKT yang di tunggu-tunggu. Kami berangkat jam 08.00 ke kampus UIN Ar-Raniry. Sampai di sana, ternyata,,,, bukan hanya dari kelompok kami saja yang datang, melainkan dari seluruh taekwondo Aceh Besar semuanya hadir untuk mengikuti UKT. Kami mengikuti kegiatan UKT dari mulai acara pembukaan sampai penutupan. Dan Alhamdulillah saya lulus dan mendapatkan sabuk kuning dan sertifikat sabuk. Akan tetapi, semakin tinggi sabuk akan semakin besar tanggung jawabnya yaitu harus menguasai gerakan split. Split itu adalah gerakan peregangan ekstrem dimana kedua kaki diluruskan ke arah berlawanan untuk meningkatkan kelenturan otot pinggul dan paha. Meskipun sangat sulit tapi itu sangat berguna agar kaki terbiasa angkat tinggi. Di taekwondo juga ada diajarkan sparring dimana membayangkan teman seperti lawan. Hal ini berguna untuk mencegah pembullyan dari orang-orang yang ada di sekitar kita.

Setelah beberapa bulan, kami kembali mengikuti UKT untuk naik ke tingkat selanjutnya yaitu sabuk kuning – hijau. Jadi kami sangat serius agar bisa mendapatkan sabuk baru. Dan Alhamdulillah saya berhasil mendapatkan sabuk kuning – hijau. Kemudian saya mengikuti pertandingan Setda (Seleksi Darrah) Aceh. Saya menjadi atlet taekwondo mewakili dari SMKN 1 bersama teman-teman yang lain. Pertandingan telah di mulai di gedung BMA (Balai Meuseuraya Aceh). Saya berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan emas. Pertandingan pertama Alhamdulillah saya menang sampai ke final. Namun saya kalah dan berhak mendapatkan medali perak. Setelah dua bulan sesudah Setda, saya mengikuti UKT yang ketiga dan Alhamdulillah saya lulus dan sekarang saya sudah sabuk hijau. Saya akan terus latihan dengan sungguh-sungguh dan menjalankan kewajiban saya sebagai atlet taekwondo.

Cukup sampai di sini dulu ya teman-teman pengalaman ku di bela diri taekwondo. Insyaallah bulan depan saya akan mengikuti UKT kembali. Terimakasih teman-teman yang sudah membaca tulisan pertama saya ini. Semoga ke depannya Saya bisa menulis pengalaman baru saya yang lain lagi ……

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...