Selasa, 14 Januari 2025 – MIN 27 Aceh Besar dengan bangga mengirimkan dua peserta didik terbaiknya untuk mengikuti ajang bergengsi SEAMO (Southeast Asian Mathematical Olympiad) yang akan diselenggarakan pada 17-20 Januari 2025 di Kuala Lumpur Convention Center, Malaysia. Kedua peserta didik yang terpilih adalah Ahmad Afkar dari kelas 6 Digital dan Ahmad Jazuli dari kelas 6 Al-Al Alim. Mereka berdua akan mewakili Provinsi Aceh bersama dengan empat peserta lainnya yang berasal dari SD IT Al-Azhar dan Fatih Bilingual.
Keberhasilan Ahmad Afkar dan Ahmad Jazuli tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi mereka dan orang tua mereka, tetapi juga merupakan kebahagiaan dan kebanggaan bagi keluarga besar MIN 27 Aceh Besar. Pencapaian ini memberikan semangat dan inspirasi bagi seluruh komunitas sekolah, terutama dalam konteks penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pengembangan karakter, keterampilan berpikir kritis, dan inovasi dalam proses pembelajaran.
SEAMO adalah kompetisi matematika bergengsi yang diikuti oleh peserta dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara. Kompetisi ini memberikan kesempatan bagi pelajar untuk berkompetisi di tingkat internasional, yang sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang mendorong peserta didik untuk berprestasi dan berkembang sesuai dengan bakat dan minat mereka. Dalam hal ini, Ahmad Afkar dan Ahmad Jazuli menunjukkan dedikasi yang tinggi terhadap bidang matematika, yang mereka pelajari dengan penuh semangat di bawah bimbingan guru-guru yang mendukung mereka dalam pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel dan berorientasi pada potensi individu.
Kurikulum Merdeka memfasilitasi proses pembelajaran yang lebih mandiri dan berbasis proyek, yang memungkinkan peserta didik seperti Ahmad Afkar dan Ahmad Jazuli untuk mengembangkan keterampilan problem-solving dan berpikir kritis mereka. Hal ini tercermin dari kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan di tingkat internasional, serta semangat mereka dalam berkompetisi di ajang SEAMO.
Terpilihnya Ahmad Afkar dan Ahmad Jazuli untuk mewakili Provinsi Aceh dalam ajang SEAMO adalah prestasi yang luar biasa, mengingat tingkat persaingan yang sangat ketat. Keduanya berhasil menunjukkan kemampuan akademik yang tinggi, serta dedikasi dan semangat yang luar biasa dalam bidang matematika. Prestasi ini tidak hanya memberikan kebanggaan bagi mereka, tetapi juga mengharumkan nama Aceh Besar dan Indonesia di kancah internasional.
Hal ini menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka, yang memberi ruang bagi peserta didik untuk lebih mengeksplorasi minat mereka dalam berbagai bidang, telah berhasil mencetak individu-individu yang mampu berprestasi di tingkat global. Kesuksesan mereka membuktikan bahwa pendidikan yang berbasis pada pengembangan potensi setiap anak, tanpa memaksakan satu pendekatan yang seragam, dapat menghasilkan prestasi yang gemilang.
Naswati, Kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pencapaian ini. Beliau menyebutkan bahwa prestasi ini tidak lepas dari peran penting para guru pembimbing, dewan guru, serta dukungan dari orang tua yang senantiasa memberikan motivasi dan dorongan kepada peserta didik. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, peran aktif orang tua dan guru sebagai fasilitator dan motivator sangat penting dalam memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar dengan cara yang menyenangkan dan penuh tantangan.
“Kami berharap bahwa kesempatan ini dapat menjadi langkah awal bagi peserta didik untuk lebih mengembangkan potensi mereka, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pengembangan karakter, jiwa kepemimpinan, dan keterampilan non-akademik,” ujar Naswati. Ini sejalan dengan salah satu tujuan utama dari Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pengembangan karakter dan keterampilan hidup, selain hanya kecerdasan akademik.
H. Saifuddin, SE, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Aceh Besar, juga mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh MIN 27 Aceh Besar. Menurutnya, pencapaian ini sangat menginspirasi dan menunjukkan bahwa pendidikan di MIN 27 Aceh Besar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh MIN 27 Aceh Besar, yang telah mendapat undangan untuk ikut serta dalam lomba SEAMO. Kami berharap para peserta didik dapat membawa pulang kemenangan dan mengharumkan nama Aceh Besar serta Indonesia di kancah internasional,” ujar Saifuddin.
Keikutsertaan Ahmad Afkar dan Ahmad Jazuli dalam SEAMO diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga, tidak hanya dalam hal akademik, tetapi juga dalam mengasah keterampilan sosial, komunikasi, dan kepemimpinan mereka. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di MIN 27 Aceh Besar terus berusaha meningkatkan kualitasnya, membuka lebih banyak peluang bagi peserta didik untuk berkembang dan bersaing di tingkat global.
Melalui Kurikulum Merdeka, anak-anak Aceh diberi ruang untuk mengeksplorasi dan mengembangkan berbagai potensi mereka. Prestasi yang diraih oleh Ahmad Afkar dan Ahmad Jazuli menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan berbasis pada keinginan dan bakat peserta didik, hasil yang luar biasa dapat tercapai.
Kegiatan SEAMO juga memberikan gambaran jelas bahwa melalui kompetisi seperti ini, anak-anak Aceh dapat terus berkembang dan berprestasi di berbagai bidang, mengharumkan nama daerah dan negara di dunia internasional. Keikutsertaan dalam kompetisi ini adalah salah satu contoh bagaimana Kurikulum Merdeka dapat mendorong peserta didik untuk tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga menjadi individu yang percaya diri, kreatif, dan siap bersaing di tingkat global.
Penulis: Nur Afni,S.Pd.I
