1000125019
Indepth Report : MIN 27 Aceh Besar Gelar Bakti Sosial Pungut Sampah

Oleh: Sri Hastuti,S.Pd.I (persgu MIN 27 Aceh Besar)

Aceh Besar – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 27 Aceh Besar menggelar kegiatan bakti sosial memungut sampah di pantai Pulau Kapuk, Aceh Besar, pada hari Sabtu, 1 Februari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh prajurit dan guru MIN 27 Aceh Besar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka di MIN 27 Aceh Besar. Kurikulum Merdeka menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial kepada peserta didik.

“Kami sangat senang dapat melaksanakan kegiatan bakti sosial ini,” kata Naswati [Kepala madrasah MIN 27 Aceh Besar]. “Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga bagi peserta didik. Mereka belajar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan bagaimana berkontribusi secara nyata.”

Kegiatan bakti sosial ini dimulai dengan pengarahan dari kepala madrasah dan guru tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai. Kemudian, peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberikan alat-alat kebersihan seperti kantong sampah, sarung tangan, dan masker.

Peserta didik dengan antusias memungut sampah-sampah yang berserakan di sekitar pantai. Mereka juga belajar tentang jenis-jenis sampah dan bagaimana cara memilah sampah yang baik dan benar.

Setelah kegiatan memungut sampah selesai, peserta didik berkumpul untuk berdiskusi tentang pengalaman mereka. Mereka berbagi cerita tentang apa yang mereka temukan di pantai dan apa yang mereka pelajari tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh MIN 27 Aceh Besar ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Mereka berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah atau madrasah lain untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan kepada peserta didik sejak dini.

Ibu Naswati, Kepala MIN 27 Aceh Besar juga berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin MIN 27 Aceh Besar. “Kami akan terus berupaya untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan relevan bagi peserta didik,” katanya. “Kegiatan bakti sosial ini adalah salah satu upaya kami untuk mewujudkan hal tersebut.”

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...