Oleh : Masriana, S. Pd.I
Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, penyesuaian kurikulum menjadi kebutuhan mendesak agar relevan dengan tuntutan zaman. Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas kepada pendidik dalam menciptakanp embelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan peserta didik, serta mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti kreativitas, berpikir kritis, dan kolaborasi.
Salah satu komponen utama dalam KurikulumMerdeka adalah Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil’alamin (P5RA), yang merupakan program penguatan karakter yang diterapkan di madrasah.
Bagi banyak madrasah, termasuk yang kami alami, istilah P5RA merupakan hal baru. Meskipun madrasah kami telah terdaftar sebagai pengimplementasi Kurikulum Merdeka pada tahun pelajaran 2022–2023, kami belum beranimenjalankannya karena keterbatasan pemahaman terkait kurikulum tersebut. Namun, pada tahun pelajaran 2023–2024, kami memberanikan diri untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, menyadari pentingnya P5RA sebagai bagian integral yang tidak dapat dipisahkan.
Pada awalnya, para guru khususnya yang mengajar di kelas 1 dan 4 merasa bingung tentang cara melaksanakan pembelajaran P5RA. Dalam situasi tersebut, alhamdulilah kami dipimpin oleh Kepala Madrasah, Ibu Naswati, yang menjadi inspirasi bagi seluruh guru. Beliau selalu mampu memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi karena beliau memiliki prinsip “Tidak ada hal yang tidak bisa kita lakukan jika kita punya kemauan dan kalau orang lain bisa mengapa kita tidak ?”termasuk dalam hal implementasi P5RA di madrasah kami beliau sangat optimis bahwa kami guru guru MIN 27 Aceh Besar pasti bisa.
Dalam kebingungan , kami sepakat untuk berdiskusi dengan Ibu Naswati. Beliau dengan jelas dan terstruktur menjelaskan langkah-langkah implementasi P5RA, mulai dari penentuan tema, pembuatan modul, hingga pelaksanaannya. Penjelasan beliau sangat runtut dan mudah dipahami, sehingga memberikan kepercayaan diri bagi kami para guru dalam mengimplementasikan P5RA di kelas masing-masing.
Dengan bimbingan dan arahan dari Ibu Naswati, madrasah kami berhasil mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dan Rahmatan Lil’alamin dalam proses pembelajaran.
Hal ini tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik peserta didik akan tetapi prestasi non akademikpun semakin berkembang dan menuai hasil yang gemilang sehingga prestasi yang dimiliki oleh MIN 27 sangatlah beragam bahkan hampir semua potensi yang dimiliki oleh peserta didik kami mulai terangkat kepermukaan dan mengharumkan nama madrasah mulai dari tingkat kabupaten sampai Nasional bahkan baru baru ini 2 peserta didik kami berhasil menuju ke Olimpiade Matematika SEAMO TK.internasional di Kuala Lumpur.Selain itu madrasah kami juga sangat mementingkan pembentuksn karakter peserta didik yang sesuai dengan nilai-nilai Islam dan kebangsaan. Pengalaman ini mengajarkan kami bahwa dengan kepemimpinan yang visioner dan kolaborasi antar guru, tantangan dalam implementasi kurikulum baru dapat diatasi dengan baik.
