1000343784
” LIBURAN KE JAKARTA”

Nama : Putroe Meurah Intan
Kelas : V al – fattah

Pada tahun baru ini aku akan berangkat ke jakarta, sebelumnya aku juga sudah pernah
pergi ke jakarta sewaktu aku masih duduk dibangku kelas 3, saat itu adalah tahun 2023,
perjalanannya sangat seru yuk ikuti perjalananku.

Saat itu aku merasa sangat excited, jantungku berdebar. Bagiku ini pertama sekalinya aku naik pesawat, kami langsung membereskan barang sehari sebelum hari keberangkatan, hari yang di tunggu-tunggu pun tiba,aku bingung harus membawa apa saja, jadi mama mambantuku untuk menyiapkan barang.

Dimalam hari aku sungguh tidak sabar berangkat hingga pada akhirnya aku sangat susah tidur. Keesokan harinya, kami berangkat ke bandara, dibandara kami dan keluarga membeli roti “O” untuk dimakan bersama.

Oh ya sebenarnya tujuan kami ke jakarta bukan untuk liburan saja melainkan ayahku juga ada keperluan disana, jadinya kami sekalian saja ikut pergi bareng papa.

Ohiya teman-teman adikku yang perempuan tidak jadi ikut karena masih terlalu kecil, takutnya nanti malah jadi repot. jadi adikku dititipkan kepada bundaku. Sambil menunggu pesawat tiba aku dan mama duduk sambil memakan camilan yang sudah kami bawa sebelumnya.

Eeh… Ternyataa kernyata kami bertemu dengan saudara kami yang bekerja dibandara, mama dan papa langsung menegurnya sambil berbicara sebentar, Tak lama pesawat kami pun tiba, aku dan keliaoku langsung naik kepesawat. Saat pesaawat akan diterbangkan, bunyinya sangat keras sampai sampai menyiksa telinga. Akhirnya pesawatpun terbang, ternyata penumpang disamping kami adalah abang abang dari kampus, karena sudah lama aku tak ingat dia mangambil jurusan apa tetapi dia orangnya baik, ramah, dan sopan.

Setelah mengobrol sebentar ayahku mulai akrab denganya. kemudian abang itu memberiku coklat silverqueen, rasanya sangat enak, aku sangat suka, Akhirnya kami mendarat di bandara Kuala Namu yang di Medan, hingga akhirnya kkami berpisa dengan abang baik, Lalu aku dan mama pergi ketoilet sebentar sementara adikku yang laki laki menunggu dengan ayahku. Dikamar mandi banyak sekali orang jadi kami mengantri, disana ada seorang kakak kakak yang bekerja untuk membersihkan kamar mandi, jadi setiap ada orang yang masuk kekamar mandi, petugas keberhasilan langsung membersihkan nya lagi hingga kinclong seperti semula.

Kakak petugas kebersihan itu sangatlah ramah bicaranya sungguh pelan, lemah lembut, dan baik hati. Setelah dari kamar mandi kami kembali ketempat awal, panggilan terahkir untuk naik kepesawat pun berbunyi. Kami pun berlari untuk naik kepesawat, saat pemeriksaan tiket untuk naik pesawat ternyata kami salah pesawat. Jadi kami keluar dari pesawat itu dan naik kepesawat lain. Kejadian ini sungguh kah lucu namun ada rasa takut akan tertinggal peswat.

Ternyata…kami satu pesawat dengan abang yang tadi, jadi kami bisa makin akrab. Akhirnya kami sampai dijakarta, ada saudara kami yang tinggal dijakarta, yaitu abang dari ibuku yang bekerja disana yang biasanya aku panggil “cecek”. Jadi saat dijakarta kami tinggal dirumah cecekku.

Saat sampai dirumahnya kami mulai membongkar barang bawaan, tidak semua barang dibongkar, yang dibongkar hanya baju tidur saja. Hari pun sudah malam kami tidur dan melanjutkan kegiatan besok hari.

Keesokan harinya kami pergi kesebuah mesjid yang sangat besar bernama mesjid istiqlal, masjidnya megah sekali. Oh ya disana ada salah satu warung makan yang hampir setiap malam kami kunjungi, karena rasanya super enak sekali. Saat hari dimana ayahku akan berangkat ke sukabumi untuk pekerjaannya, kami juga memilih ikut bersama ayah sambil jalan jalan.

Begitulah cerita ku tentang liburan, aku sangat senang sekali, bisa jalan jalan, bermain, dan berbelanja oleh-oleh. tidak sabar untuk pergi lagi kesana, pastinya akan lebih menyenangkan sekian dulu ya pengalaman dari ku bye…..

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...