ACEH BESAR – MIN 27 Aceh Besar terus menunjukkan komitmen nyata dalam membangun lingkungan belajar yang ramah, berkarakter, dan berlandaskan asas kekeluargaan. Salah satu langkah konsisten yang terus dipertahankan adalah pembiasaan kegiatan “Sapa Pagi” yang dilaksanakan di gerbang utama madrasah setiap harinya.
Setiap pagi sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai, para guru piket yang bertugas secara terstruktur sesuai jadwal harian, didampingi tenaga kependidikan, petugas keamanan (Satpam), serta mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) UIN Ar-Raniry, berbaris rapi menyambut kedatangan para peserta didik. Siswa-siswi pun menyambut momen tersebut dengan tertib membawa budaya senyum, sapa, salam, sopan, dan santun (5S) serta bersalaman dengan guru-guru mereka penuh rasa hormat.
Tidak sekadar menyapa di pintu gerbang, kegiatan ini terintegrasi langsung dengan rangkaian pembiasaan disiplin dan kebersihan diri sebelum siswa memasuki ruang kelas. Berdasarkan jadwal piket harian yang telah terstruktur, tim guru dan staf melakukan serangkaian pemeriksaan rutin yang mencakup:
Pemeriksaan Kebersihan Diri: Petugas menyapa sekaligus memastikan kerapian dan kebersihan fisik peserta didik, seperti kerapian seragam, kebersihan kuku, dan kebersihan rambut demi menanamkan pola hidup bersih sejak dini.
Penjagaan Kebersihan Lingkungan: Selain kebersihan personal, para guru bersama tim piket mengajak dan mengawasi siswa untuk menjaga kebersihan lingkungan halaman madrasah, memastikan tidak ada sampah yang berserakan sebelum aktivitas belajar dimulai.
Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan Sapa Pagi dan kontrol rutin harian ini bertujuan untuk:
Membentuk Karakter dan Akhlakul Karimah: Menginternalisasi budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) secara langsung dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Mempererat Hubungan Guru dan Siswa: Membangun kehangatan emosional dan rasa saling menghargai antara tenaga pendidik, pihak keamanan, mahasiswa PPL, dan peserta didik.
Meningkatkan Kedisiplinan dan Kesadaran Kebersihan: Mengondisikan mental siswa agar siap belajar tepat waktu, rapi, dan berada di dalam lingkungan yang bersih dan asri.
Melalui pembiasaan terstruktur dan konsisten ini, MIN 27 Aceh Besar berharap dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif, aman, serta nyaman. Upaya ini menjadi bagian integral dari ikhtiar madrasah dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas dan unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kelembutan hati, kedisiplinan tinggi, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Persgu:Nur Afni, S.Pd.


