IMG-20260331-WA0015
“Asah Imajinasi Sejak Dini, MIN 27 Aceh Besar Gelar Ajang Mewarnai Bersama Morlef Indonesia”

 

ACEH BESAR – Suasana ceria menyelimuti halaman MIN 27 Aceh Besar pada Selasa, 31 Maret 2026. Ratusan siswa tampak antusias memegang krayon dan pensil warna dalam kegiatan Ekstrakurikuler. Mewarnai yang digelar melalui kolaborasi apik dengan Morlef Indonesia.

 

Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan menjadi wadah ekspresi bagi 172 peserta didik. Antusiasme terlihat dari distribusi peserta yang terdiri dari:

 

133 Peserta Kelas Bawah (Kelas I, II, dan III)

 

39 Peserta Kelas Tinggi (Kelas IV, V, dan VI)

 

Mewarnai Sebagai Jembatan Kreativitas

Acara secara resmi dibuka oleh Ibu Naswati, S.Ag yang dalam sambutannya memberikan arahan mendalam mengenai esensi dari seni mewarnai. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini merupakan investasi keterampilan jangka panjang bagi para siswa.

 

“Mewarnai bukan sekadar mencoretkan warna di atas kertas. Ini adalah proses mengasah keterampilan motorik halus, ketajaman fokus, serta kemampuan imajinasi. Di sinilah ruang bagi anak-anak kita untuk mengembangkan potensi kreatifnya. ujar Ibu Naswati di hadapan para peserta.

 

Tema: Generasi Emas

Sesuai dengan visi masa depan, tema yang diangkat kali ini adalah “Generasi Emas”. Melalui tema ini, para siswa diajak untuk memvisualisasikan harapan dan semangat mereka melalui perpaduan warna yang harmonis. Morlef Indonesia sebagai mitra penyelenggara turut menyediakan hadiah pemenang.

 

Dukungan penuh 

kerja sama dengan pihak eksternal seperti Morlef Indonesia merupakan langkah strategis MIN 27 Aceh Besar untuk memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa. Selain melatih kompetensi seni, kegiatan ini diharapkan dapat memupuk rasa percaya diri anak-anak saat menampilkan karya mereka di depan umum.

 

Hingga akhir acara, suasana kompetisi yang sehat tetap terjaga. Para guru berharap melalui ajang ini, bakat-bakat terpendam di bidang seni rupa dapat terus tumbuh dan membawa nama baik madrasah di masa depan.

 

Penulis: Persgu Nur Afni,S.Pd.I

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...