1000441459
“Buka Puasa Bersama” 

INDEPT REPORT 

“Buka Puasa Bersama” 

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah bagi umat Islam. Pada bulan ini umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah, mempererat tali silaturahmi, serta memperbanyak kegiatan sosial. Salah satu kegiatan yang sering dilaksanakan adalah buka puasa bersama.

Kegiatan buka puasa bersama tidak hanya menjadi momen untuk berbagi makanan setelah seharian berpuasa, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antar anggota masyarakat, siswa, guru, atau jamaah. Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta kebersamaan, kepedulian sosial, dan suasana kekeluargaan yang lebih erat.

 

Buka puasa bersama, atau yang lebih dikenal dengan singkatan “Bukber”, telah bertransformasi dari sekadar kegiatan ibadah menjadi fenomena sosiokultural yang masif di Indonesia. Meskipun inti dari Ramadan adalah kesederhanaan dan refleksi diri, Bukber menjadi momen krusial untuk mempererat tali silaturahmi (ukhuwah) di berbagai lapisan masyarakat.

 

Bukber sering kali menjadi ajang reuni bagi berbagai lingkaran pertemanan—mulai dari teman SD, alumni universitas, hingga rekan kerja lama. Secara psikologis, ini memberikan perasaan memiliki (sense of belonging) dan memperbarui jejaring sosial yang mungkin terputus selama setahun terakhir.

 

Tidak hanya dilakukan di restoran mewah, tradisi ini juga mewujud dalam bentuk berbagi. “Bukber On The Road” atau berbagi takjil di panti asuhan menunjukkan sisi altruistik dari tradisi ini, di mana tujuannya adalah pemerataan kebahagiaan bagi mereka yang kurang beruntung.

 

Buka puasa bersama adalah potret unik masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi kebersamaan. Selama tetap menjaga keseimbangan antara esensi ibadah dan perayaan sosial, Bukber akan terus menjadi tradisi yang memperkaya nilai kemanusiaan dan menggerakkan roda ekonomi nasional.

Suci Rahmafitri, S. Pd

(Tim MINAT Tabloid MIN 27 Aceh Besar) 

 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...