IMG-20261024-WA0002-1
Cerpen “Pengalaman Snorkeling di Sabang”

Tiga bulan lalu, saat libur sekolah, aku dan keluargaku pergi berlibur ke Sabang. Kami menaiki kapal cepat. Cuacanya sangat cerah sehingga perjalanan terasa menyenangkan.

Sesampainya di Pulau Sabang, kami beristirahat di sebuah vila yang berada di pinggir pantai. Sore harinya, kami menikmati indahnya pemandangan matahari terbenam. Sambil menikmati angin sepoi-sepoi, kami bermain pasir di pantai.

Malam harinya, kami membakar ikan panggang. Setelah matang, kami menyantap ikan tersebut bersama-sama di balkon vila sambil menikmati pemandangan bintang-bintang yang indah di langit. Suasana malam itu terasa hangat dan menyenangkan karena kami dapat berkumpul bersama keluarga.

Keesokan paginya, kami sarapan di sebuah restoran dekat vila. Setelah itu, kami pergi ke pantai. Di sana, kami berenang, snorkeling, mencicipi makanan ikan, dan membuat istana pasir. Di pantai tersebut, banyak sekali kerang laut dan ikan.

Setelah selesai bermain di pantai, kami pergi snorkeling ke dasar laut. Di sana, kami melihat banyak ikan kecil yang jarang ditemukan. Kami juga melihat terumbu karang yang indah. Rasanya sangat seru dan menyenangkan. Waktu pun terasa begitu cepat berlalu, sementara matahari semakin terik.

Kami kemudian kembali ke vila untuk beristirahat. Besok harinya, kami pergi ke rumah saudara untuk bersilaturahmi. Setelah itu, kami membeli oleh-oleh untuk saudara-saudara di Aceh.

Liburan ke Sabang menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan dan tidak terlupakan. Aku merasa bahagia dapat menikmati keindahan alam sekaligus menghabiskan waktu bersama keluargaku.

Karya: Safra Munazira

Kelas : VI Al Qayyum

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...