Oleh: Sri Hastuti (PERSGU MIN 27 Aceh Besar)
Karakter peserta didik merupakan cerminan dari nilai-nilai moral dan etika yang tertanam pada diri mereka dalam proses pendidikan. Karakter yang kuat adalah fondasi penting bagi pembentukan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Karakter peserta didik mencakup berbagai aspek, antara lain: 1. Nilai-nilai moral: Kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, dan saling menghormati. 2. Etika: Sopan santun, menghargai perbedaan, dan memiliki rasa empati. 3. Keterampilan Sosial: Kemampuan bekerja sama, berkomunikasi secara efektif, dan menyelesaikan konflik secara bijak.
Karakter yang baik akan membantu peserta didik dalam meraih kesuksesan. Peserta didik dengan karakter yang kuat cenderung lebih termotivasi, disiplin, dan bertanggung jawab dalam belajar, sehingga meningkatkan peluang mereka untuk meraih kesuksesan di bidang akademik maupun non-akademik. Selain itu karakter yang baik juga dapat melatih peserta didik untuk berinteraksi secara positif dengan teman sebaya, guru, dan masyarakat sekitar. Sehingga mereka akan menjadi individu yang bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan serta masyarakat.
Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi karakter peserta didik adalah: 1. ingkungan Keluarga: Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi pembentukan karakter anak. Nilai-nilai yang ditanamkan oleh orang tua akan sangat memengaruhi perkembangan karakter anak. 2. Lingkungan Sekolah: Peran guru dan interaksi dengan teman sebaya di sekolah juga berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik. 3. Masyarakat: Lingkungan masyarakat tempat peserta didik tinggal juga turut memengaruhi karakter mereka, terutama melalui interaksi dengan tokoh masyarakat dan norma-norma yang berlaku.
Upaya yang dilakukan oleh Madrsah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 27 Aceh Besar dalam peningkatan karakter peserta didik di lingkungan madrasah yaitu dengan mengintegrasikan pendidikan karakter dalam kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, pelatihan bagi peserta didik, outbond, pengembangan bakat dan minat, kegiatan literasi, menerapkan 9 nilai integritas dan penetapan tatatertib madrasah. Selain itu peran orang tua dan linkungan masyarakat juga merupakan agen utama dalam membentuk karakter anak, dimana orang tua juga lingkungan masyarakat perlu memberikan contoh yang baik, menanamkan nilai-nilai moral, serta membangun komunikasi yang efektif dengan anak. Sehingga anak dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang kondusif.
Karakter peserta didik adalah aset berharga bagi kemajuan bangsa. Dengan karakter yang kuat, peserta didik dapat menjadi individu yang berprestasi, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan karakter peserta didik di MIN 27 Aceh Besar perlu dilakukan serta dukungan bersama oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat.
