1000139999
Essay: Kegiatan Ekstrakulikuler Berbasis Minat dan Bakat Dalam Kurikulum Merdeka Di MIN 27 Aceh Besar

Oleh : Rahil Rahmati (Mahasiswi PPL PGMI UIN Ar-Raniry) 
Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran yang lebih kontekstual dan fleksibel, Dimana peserta didik diberikan kebebasan untuk memilih kegiatan sesuai dengam minat dan bakat mereka. 
pendekatan ini memungkinkan peserta didik untuk lebih aktifdalam proses belajar dan tidak hanya berfokus pada pencapaianakademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan non-akademik mereka. Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah itu bagian penting dalam pengembangan diri peserta didik diluar jam Pelajaran.
Di MIN 27 Aceh Besar, kegiatan ekstrakulikuler berbasis minat dan bakat dirancang untuk
memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengekpresikan diri dan mengeksplorasi berbagai bidang, baik dalam seni, olahraga, kepreamukaan, hingga bidang ilmiah. Kegiatan ini menjadisarana penting untuk membentuk karakter, keterampilan social, serta kedisiplinan peserta didik dalam berbagai bidang.
Minat dan bakat
Min 27 Aceh Besar mengadakan beberapa pilihan dalam kegiatan ekstrakulikuler yang dapat disesuaikan dengan minat dan bakat peserta didik. Beberapa di antaranya adalah bidang olahraga, kepramukaan, seni dan kegiatan keagamaan. Kegiatan seperti sepak bola,tenis meja dan bulu tangkis menjadi pilihan populer di bidang olahraga yang jadwal latihan nya diadakan pada jam istirahat sekolah dan dilanjutkan pada sore hari sesuai jadwal yang ditentukan oleh pelatih.Peserta didik yang memiliki minat dalam dunia olahraga dapat mengasah keterampilan mereka dan juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh serta belajar tentang Kerjasama tim,persaingan yang sehat dan sportif kemudian dikembangkan juga kegiatan kepramukaan yang merupakan salah satu ekstrakulikuler yang sangat mendukung pengembangan karakter peserta didik. Melalui pramuka, peserta didik dilatih untuk disiplin,berani,mandiri,bekerja sama, dan bertanggungjawab terhadap terhadap diri sendiri dan sesama. Pada kegiatan pramuka ini mereka memiliki jadwal Latihan pada siang hari setelah jam pulang sekolah yang dibimbing oleh para kakak pembina dan tim khusus dari MIN 27 Aceh Besar.
Selain bidang olahraga dan kepramukaan, kegiatan ekstrakurikuler lainnya adalah bidang seni yang juga sangat diminati. Mulai dariseni tari, music,seni rupa dll.Disini peserta didik diberi kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas mereka dan dalam kegiatan seni ini mereka tidak hanya mempelajari Teknik dasar saja akan tetapi juga mengembangkan rasa estetika dan penghargaan terhadap karya seni.Dengan kegiatan ekstrakurikuler ini juga memberi peluang bagi mereka untuk tampil di berbagai event baik yang diadakan oleh sekolah maupun event diluar sekolah untuk menunjukkan bakat mereka di depan teman-teman,guru dan khalayak ramai.
Kemudian dibidang keagamaanpun MIN 27 Aceh Besar juga melaksanakan kegiatan seperti Tilawah dan Tahfidz,dipagi hari sebelum memulainya jam pelajaran.Pembacaan asmaul husna dilakukan setiap jumat pagi dan ada kegiatan sholat zuhur berjamaah di mushalla sesuai dengan jadwal kelas masing-masing serta kegiataan keagamaan lainnya. Kegiatan ini sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan pada peserta didik dan membentuk karakter yang kuat. Dalam kegiatan ini peserta didik dapat belajar tentang disiplin, ketekunan dan kedekatan dengan sang khalik .
 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...