1000135656
Essay : “Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana di Madrasah”

Oleh: Sri Hastuti,S.Pd.I (Persgu MIN 27 Aceh Besar)

Aceh, merupakan daerah rawan bencana alam dan non-alam. Bencana yang sering terjadi di Aceh di antaranya banjir, gempa bumi, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan, serta tsunami. Untuk menghadapi potensi bencana, Provinsi Aceh membutuhkan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB). Sehingga madrasah mengintegrasikan Pendidikan kebencanaan ke dalam kurikulum.

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 27 Aceh Besar merupakan madrasah Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dan telah mengintegrasikan pendidikan ini kedalam Kurikulum Merdeka, dengan fleksibilitas dan fokus pada pengembangan karakter serta keterampilan peserta didik, memberikan ruang yang luas untuk integrasi SPAB. Setelah dideteksi dengan menggunakan aplikasi ”inaRISK” rentan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, banjir, angin kencang dan kebakaran. Dalam konteks ini, kesiapsiagaan bencana menjadi sangat penting, terutama di lingkungan pendidikan. Integrasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) ke dalam kurikulum merdeka merupakan langkah strategis untuk mengurangi risiko dan meningkatkan kesiap siagaan madrasah serta komunitasnya terhadap bencana.

Melalui kurikulum ini, peserta didik tidak hanya belajar tentang teori bencana, tetapi juga dilatih untuk mengambil tindakan nyata dalam menghadapi situasi darurat. Dimana para peserta didik sudah diberikan materi tentang jenis jenis bencana dan cara penanggulangan bencana. Dalam hal ini madrasah ini juga sudah melakukan kemitraan dengan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), bahkan telah menggelar simulasi “Dril Gempa dan Evakuasi Mandiri Bencana”. https://youtu.be/MhN2sEFAHvU?si=Fc3FyNSkHis8Y9QR yang digelar oleh BPBD Aceh Besar. dengan melibatkan seluruh dewan guru beserta staf, peserta didik, wali murid, prajurit madrasah dan Dokter Kecil (DOKCIL).

Melalui simulasi dan latihan, peserta didik dapat mengembangkan keterampilan praktis seperti evakuasi, pertolongan pertama, dan penggunaan alat keselamatan. Keterampilan ini sangat penting untuk mengurangi risiko cedera dan korban jiwa saat terjadi bencana. Integrasi SPAB membantu membentuk karakter peserta didik yang tangguh, disiplin, dan peduli terhadap sesama. Mereka belajar untuk bekerja sama, mengambil keputusan dengan cepat, dan tetap tenang dalam situasi darurat. Hal ini menciptakan lingkungan yang aman dan siap menghadapi bencana.

Dalam implementasinya, integrasi SPAB kedalam kurikulum merdeka memerlukan kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, sekolah, organisasi masyarakat, dan pakar kebencanaan. Dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, integrasi SPAB dapat menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang tangguh dan siap menghadapi tantangan bencana. Dengan demikian, integrasi SPAB kedalam kurikulum merdeka bukan hanya sekadar menambah materi pelajaran, tetapi juga merupakan upaya untuk membangun budaya sadar bencana di kalangan generasi muda. Ini adalah langkah penting untuk melindungi masa depan bangsa dari ancaman bencana alam.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...