1000571688
Festival Literasi Aceh Besar Sukses Digelar, Muhammad dari MIN 27 Aceh Besar Sabet Juara 2 Lomba Bertutur

Aceh Besar,Rabu,22 Juli 2026 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar sukses menyelenggarakan acara puncak Festival Literasi Aceh Besar yang berlangsung meriah di Kota Jantho. Acara yang mengusung tema “Wicara Literasi (Talkshow)” dan pelantikan Kelompok Kerja Bunda Literasi ini menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan minat baca dan budaya literasi di wilayah tersebut. 

Puncak acara ditandai dengan pengumuman pemenang berbagai lomba literasi yang telah dilaksanakan, salah satunya adalah Lomba Bertutur tingkat SD/MI se-Kabupaten Aceh Besar. Dalam kategori yang sangat kompetitif ini, perwakilan dari MIN 27 Aceh Besar berhasil menorehkan prestasi membanggakan.

 

Muhammad kls 6 Al-Alim siswa berpotensi dari MIN 27 Aceh Besar, sukses meraih Juara 2 dalam Lomba Bertutur. Kemampuan bertutur Muhammad yang memukau dan penuh penghayatan berhasil mencuri perhatian dewan juri, menjadikannya salah satu yang terbaik di antara banyak peserta berbakat lainnya dari berbagai sekolah di Aceh Besar.

 

Acara ini dihadiri dan didukung penuh oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bunda Literasi Kabupaten Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari. Festival Literasi ini juga dimeriahkan dengan Talkshow Wicara Literasi, pameran buku, dan pameran produk pustaka gampong. Berbagai lomba lain seperti Lomba Baca Puisi dan Lomba Lacak Pustaka juga turut mewarnai rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk membumikan budaya literasi ini.

 

Keberhasilan acara ini dan prestasi yang diraih oleh Muhammad diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Aceh Besar untuk terus belajar, berkreasi, dan menumbuhkan kecintaan terhadap dunia literasi.

Persgu: Reza Sukma Dewi, S. Pd

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...