1000415258
“Gempita PINSI-4 MIN 27 Aceh Besar: Guncang Stadion Harapan Bangsa dengan Kreativitas Tanpa Batas”

“Gempita PINSI-4 MIN 27 Aceh Besar: Guncang Stadion Harapan Bangsa dengan Kreativitas Tanpa Batas”

​BANDA ACEH – 11 Febuari 2026 Suasana Gedung Serbaguna Lapangan Basket, Stadion Harapan Bangsa, mendadak bergemuruh, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 27 Aceh Besar kembali menggelar Piansan Seni (PINSI) ke-4.

​Dengan mengusung tema, “Ta asah bakat jeut mensyuhu, U luwa Nanggroe Beu Meusampo Hajat MIN 27 Aceh Rayeuk”.

​Acara bergengsi ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Aceh Bapak Drs. H. Azhari, M.Si,Turut hadir mendampingi, Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar Bapak H. Saifuddin, S.E. beserta Ibu, Kepala Bidang Penididikan Madrasah (KabidPenmad) Kanwil Kemenag provinsi Aceh Bapak H. Khairul Azhar, S.Ag., M.Si.serta jajaran tamu undangan lainnya. 

​Dalam sambutannya, Bapak Azhari menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas konsistensi MIN 27 Aceh Besar menggelar Piasan Seni ini hingga yang ke-4 kalinya. 

​”PINSI ini bukan sekadar seremoni, tapi wadah nyata dalam membentuk karakter dan mental juara anak-anak kita. Saya turut bangga melihat Madrasah terus melakukan inovasi,” ujar beliau.

​Senada dengan itu, Bapak Kakan Kemenag Aceh Besar Bapak H.Saifuddin menambahkan bahwa “MIN 27 Aceh Besar merupakan Madrasah prestasi di akademik maupun di Literasi bahkan MIN 27 aceh besar di nobatkan sebagai Madrasah Aktif Literasi Tingkat kabupaten Aceh Besar yang selalu sukses menjalankan seluruh programnya, walaupun lingkungan Madrasah yang sempit namun semangat dan ketekunannya dalam mendidik anak-anak bangsa tak pernah pudar. 

 Yang menjadi sorotan penonton yaitu ada tati Tari Kolosal “Rentak Singo” Gerakan yang dinamis dan enerjik membuat suasana menjadi spektakuler, memukau ratusan mata penonton yang terdiri dari orang tua, saudara, dan tamu undangan lainnya. 

​Tak hanya seni panggung, PINSI-4 juga menjadi saksi geliat literasi dengan Launching 10 Buku Karya Guru dan peserta didik,Ini membuktikan bahwa MIN 27 Aceh Besar tidak hanya unggul di atas panggung, tapi juga tajam dalam pena. ​Momen haru terjadi saat sesi syukuran prestasi madrasah periode Januari 2025 hingga Januari 2026. Dalam setahun terakhir, MIN 27 telah memborong berbagai trofi bergengsi. Selain itu, dilakukan juga prosesi syukuran bagi para Hafiz dan Hafizah 1 Juz, yang menjadi bukti nyata keseimbangan antara prestasi akademik dan spiritual.

Hari ini seluruh peserta didik wajib menunjukkan Kebolehannya, Seluruh peserta didik ​Setiap kelas, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, diberikan ruang untuk menampilkan bakat terbaik mereka,seperti Tarian daerah, drama perjuangan, Marawis, nyanyian Islami,musikalisasi puisi,dance hingga penampilan lagu dalam Bahasa Arab yang fasih, lalu ada penghargaan yang diberikan oleh Madrasah kepada guru seperti: guru berdedikasi,guru teraktif,dan guru terfavorit sedangkan untuk peserta didik yaitu: best student,siswa teladan,siswa teraktif dan Duta Gisel 

​Kepala MIN 27 Aceh Besar, Ibu Naswati, S.Ag, mengungkapkan rasa harunya atas terselenggaranya acara ini.”

Seluruh tampilan hari ini adalah hasil kerja keras peserta didik dan guru. Kami ingin anak-anak memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Bakat mereka harus terus diasah agar ‘meusampo hajat’ hingga U luwa Naggroe, semoga setiap tema yang kami usungkan terus menjadi doa untuk Madrasah kita.,” pungkasnya

​PINSI-4 kali ini benar-benar menjadi panggung bintang bagi peserta didik MIN 27 Aceh Besar, meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang hadir menyaksikannya.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...