1000530987
“Hiking PERJUSA MIN 27 Aceh Besar”

Bukit Batok,Sabtu 13 juni 2026,Kegiatan PERJUSA pagi ini adalah hiking yang akan dilaksanakan pada pukul 09.00 pagi. Sebelum melakukan hiking kakak pembina pramuka terlebih dahulu memberikan arahan kepada peserta Perjusa tentang berbagai persiapan  pribadi maupun kelompok .

Rute hiking yang akan dilalui kali ini sangat berbeda karena melewati berbagai zona. Diantaranya ada zona berbahaya, waspada dan terlarang,hal ini disebabkan Lokasi PERJUSA ini memakai area Lapangan Tembak Rider Rindam IM Mata Ie tempatnya para tentara melakukan kegiatan dan latihan.

Pada pelaksanaan hiking terdapat beberapa pos. Jarak antara pos satu dengan pos selanjut lebih kurang 0,5 kilometer. Diawali dengan pos perlepasan atau Pos 1 ( Sandi )oleh kak Virza dan kak Devi. 

Di sini peserta Perjusa diberikan soal yaitu memecahkan sandi  yang terdiri dari sandi kotak 1 dan sandi kotak 2 oleh kak Virza dan kak Devi.

Pos – 2 Menaksir yaitu para peserta Perjusa akan  diberikan soal tentang mengukur ketinggian pohon dan lebar sungai oleh kak Ainul, kak Marhamah dan kak Raihan.

Pos – 3 Pionering yaitu  peserta Perjusa membuat suatu bangunan darurat menggunakan tongkat dan tali rami berbentuk tiang bendera. oleh kak Nizar, kak Syibal dan kak Kaila.

Pos – 4 Kompas yaitu para peserta diberikan soal tentang membidik arah yang telah ditentukan azhimud dan back azhimud  oleh kak Fasbir dan kak Ruli.

Pos – 5 Kim  adalah mengetes kemampuan indra  manusia meliputi, indra pendengaran, penciuman dan meraba  oleh kak Munira, kak Raudhatul dan kak Alif.

Pos – 6 Masak rimba mereka para peserta Perjusa akan memasak menggunakan bahan seadanya untuk bertahan hidup di alam. oleh kak Khaeri, kak Saiful dan kak Mulia.

Pada kegiatan hiking ini sangat menguras tenaga dan pikiran namum para peserta Perjusa melewati Pos demi Pos dengan perasaaan gembira ditambah lagi saat berjalan setiap kelompok bernyanyi dan mengulang ngulang yel yel kelompok masing masing.Pelaksanaan kegiatan Hiking ini akan memperkaya pemgalaman dan pengetahuan para pesert didik juga menguji kecakapan dan kesabaran para peserta ujar kepala Madrasah semoga anak anak akan mendapatkan hal hal berharga dalam kegiatan ini yang akan menjadi modal dalam kehidupannya di masa yang akan datang tutup Naswati.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...