1000133756
Indepth Report : MIN 27 Aceh Besar Sukses Terapkan Pembelajaran Digital di Kelas V Al-Fattah, Selaras dengan Semangat Kurikulum Merdeka

Oleh : Razila Azzahra (Guru Kelas Digital MIN 27 Aceh Besar) 

Aceh Besar – Pada tanggal 26 Februari 2025, MIN 27 Aceh Besar menunjukkan komitmennya dalam mengikuti perkembangan teknologi dengan menerapkan pembelajaran digital di kelas V Al-Fattah. Inisiatif ini bertujuan untuk membekali siswa dengan keterampilan teknologi yang relevan di era modern, sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pengembangan kompetensi abad ke-21.

Wali kelas V Al-Fattah, Suci Rahmafitri, S.Pd., dan guru pendamping, Razila Azzahra, S.Pd., melaporkan bahwa program ini dirancang untuk meningkatkan semangat belajar siswa, memperluas akses informasi, dan mengembangkan kemampuan teknologi informasi mereka. “Pembelajaran digital ini juga mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dengan memberikan keleluasaan kepada peserta didik untuk belajar sesuai dengan minat dan bakat mereka,” ungkap Suci Rahmafitri.

Dalam kegiatan pembelajaran, siswa menggunakan laptop sebagai media utama. Mereka menggunakan akun dari Jelajah Ilmu untuk mengakses materi pelajaran. Selain itu, peserta didik juga mempelajari dan mempraktikkan penggunaan berbagai aplikasi, seperti Canva untuk desain grafis, Paint untuk menggambar, PowerPoint untuk presentasi, dan Microsoft Word untuk pengolahan kata dan penugasan. “Dengan memanfaatkan teknologi, kami memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan profil Pelajar Pancasila, khususnya dalam hal bernalar kritis dan kreatif. Dengan akses yang lebih luas ke sumber informasi, peserta didik dapat belajar secara lebih mandiri dan mengembangkan kreativitas mereka,” tambah Suci Rahmafitri.

“Kami berharap, melalui pembelajaran digital ini, peserta didik tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademis, tetapi juga keterampilan teknologi yang akan sangat berguna di masa depan,” ujar Suci Rahmafitri.

Penerapan pembelajaran digital di kelas V Al-Fattah di MIN 27 Aceh Besar ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi, sekaligus mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara optimal.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...