IMG_0583
Kemeriahan Hari Kedua MATAMUDA MIN 27 Aceh Besar: Dari Parade Ceria Hingga Unjuk Bakat Murid Baru

Aceh Besar – Suasana penuh keceriaan menyelimuti Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 27 Aceh Besar pada Kamis (16/7/2026). Memasuki hari kedua pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027, seluruh peserta didik baru tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh pihak madrasah.

Kemeriahan acara diawali dengan parade antar kelas yang semarak, di mana para siswa baru berjalan penuh percaya diri mengenalkan kelompoknya masing-masing. Usai parade, keceriaan berlanjut ke sesi senam bersama yang membakar semangat seluruh peserta, guru, dan panitia di lapangan madrasah.

Suasana semakin meriah saat memasuki sesi pertunjukan seni dan bakat. Lapangan MIN 27 Aceh Besar diramaikan oleh penampilan spesial dari:

Tim Gisell yang membawakan aksi memukau.

Tim Pramuka yang tampil tangguh dan atraktif.

Perkenalan & Penampilan Khusus Wali Kelas 1 yang disambut hangat oleh para siswa.

Tak kalah menarik, para peserta didik baru juga diberi kesempatan emas untuk tampil di depan umum dan menunjukkan bakat terbaik mereka. Berbagai potensi mengagumkan mulai terlihat sejak dini. Mulai dari lantunan suci Surah,kemampuan hafalan perkalian matematika,nyayian hingga beragam bakat unik lainnya dari para murid baru.

Sebagai penutup acara yang mengesan, Tim Minat menyuguhkan penampilan pembacaan puisi berkesan berjudul “Notif Tiada Henti”. Pembacaan puisi tersebut berhasil membawakan suasana yang khidmat sekaligus menyentuh hati para hadirin.

Secara keseluruhan, hari kedua MATAMUDA MIN 27 Aceh Besar berjalan dengan sangat lancar, khidmat, dan penuh gelak tawa. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana adaptasi bagi siswa baru, tetapi juga momentum awal untuk memupuk keberanian, kebersamaan, dan rasa percaya diri mereka di lingkungan madrasah.

Penulis: Persgu Nur Afni,S.Pd.I

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...