WhatsApp-Image-2026-03-24-at-21.48.07
Kesan Saya Menjadi “Library Friend”

Karya: Rabiatul Adawiyah
Kelas: VI Al-Alim

Halo, Sobat!

Pada kesempatan ini, saya ingin menuliskan sebuah cerita pendek berjudul “Kesan Saya Menjadi Library Friend” (Sahabat Perpustakaan). Karena hobi membaca, akhirnya saya terpilih menjadi salah satu Library Friend.

Bagi saya, hari-hari tanpa membaca itu rasanya sangat hambar. Membaca membuat saya mengetahui hal-hal yang sebelumnya tidak saya ketahui. Saya mendapatkan ide-ide baru serta pengetahuan yang jauh lebih luas.

Membaca itu tidak harus selalu di perpustakaan sekolah; bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, termasuk di rumah. Biasanya, saya membaca pada waktu luang. Buku-buku yang saya baca pun bervariasi, tidak harus selalu buku pelajaran. Ada banyak sekali buku bermakna yang bisa kita jelajahi, seperti buku sejarah dan buku cerita lainnya.

Jika dulu saya membaca karena dibimbing oleh guru, maka sekarang sayalah yang membimbing adik-adik kelas serta teman-teman dalam membaca. Apabila ada hal yang tidak mereka mengerti, kami sebagai Sahabat Perpustakaan atau Sahabat Baca akan membantu menjelaskannya.

Di perpustakaan, kami juga bertugas menyambut tamu yang datang. Oh iya, Teman-teman, kami memiliki dua jenis rompi seragam. Rompi lengan pendek biasanya kami pakai saat bertugas rutin di dalam perpustakaan, sedangkan rompi yang satunya lagi kami kenakan khusus untuk menyambut tamu.

Saya sangat menyukai tugas ini. Selain membaca di perpustakaan sekolah, kami juga berkesempatan mengunjungi perpustakaan lainnya, seperti Pustaka Wilayah, Pustaka Kearsipan Jantho, dan Shophie’s Sunset Library.

Puncaknya pada tanggal 23 Juni 2025, sekolah kami mengikuti Lomba Perpustakaan Teraktif. Saat itu, kami para Library Friend dan “Ratu Raja Baca” diwawancarai. Kami juga memiliki moto perpustakaan, yaitu: “Pustaka Nyaman, Membaca Senang, Prestasi Gemilang.”

Alhamdulillah, pada saat pengumuman juara, sekolah kami berhasil meraih Juara 2.

Selain bertugas di perpustakaan, kami juga melakukan kegiatan meresensi (review) buku di lapangan sekolah. Beberapa buku yang kami resensi antara lain buku sejarah dan buku cerita. Apa manfaat dari kegiatan ini? Tujuannya adalah agar adik-adik kelas dan teman-teman semua tertarik untuk datang dan membaca di perpustakaan.

Sekian cerita dari saya. Terima kasih.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

By: Wiya

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...