1000403703
“Kian Matang dan Serius, Seleksi PINSI-3 MIN 27 Aceh Besar Tunjukkan Perubahan Signifikan”

ACEH BESAR, 2 Februari 2026 – Semangat menuju puncak acara Piasan Seni (PINSI) ke-4 semakin memanas. MIN 27 Aceh Besar baru saja menggelar Seleksi PINSI tahap ketiga dengan suasana yang berbeda dari sebelumnya. Kali ini, para peserta didik tampil dengan tingkat keseriusan yang lebih tinggi dan kualitas performa yang meningkat drastis.

Jika pada seleksi pertama dan kedua para siswa masih dalam tahap penjajakan, pada seleksi ketiga ini terlihat perubahan yang sangat signifikan. Setiap kelas, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, menunjukkan kesiapan mental dan teknik yang jauh lebih matang.

Acara dibuka dengan tari kolosal “Rentak Sigoe” gabungan Rapa’i Geleng, Tieka Seuke, dan Si Nyak Chen Chen. Penampilan ini menjadi sorotan utama karena kekompakan gerak dan harmonisasi yang indah

Berbagai pertunjukan seni lainnya seperti obade, nasyid, musikalisasi puisi, hingga aksi kreatif tiap kelas juga menunjukkan progres yang luar biasa. Tidak hanya sekadar tampil, para siswa kini lebih menghayati setiap peran, vokal yang lebih stabil, serta koreografi yang lebih tertata rapi.

Naswati, dalam keterangannya, mengungkapkan rasa bangganya terhadap transformasi yang ditunjukkan para peserta didik.

“Seleksi PINSI yang ketiga ini menunjukkan perubahan dan peningkatan yang luar biasa jika dibandingkan dengan seleksi pertama dan kedua. Kita bisa melihat keseriusan yang berbeda; wali kelas dan peserta didik benar-benar bekerja keras demi memberikan yang terbaik agar bisa tampil maksimal ke panggung utama PINSI-4,” tegasnya.

Melalui seleksi yang semakin ketat dan serius ini, PINSI diharapkan benar-benar menjadi wadah yang efektif untuk mengasah bakat, kreativitas, dan mentalitas juara para siswa. Dengan perubahan signifikan yang ditunjukkan hari ini, panggung PINSI-4 minggu depan diprediksi akan menjadi piasan seni paling spektakuler yang pernah digelar oleh MIN 27 Aceh Besar.

Persgu: Tajurrina, S. Pd

 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...