1000140363
Kisah Insipiratif : Wali Kelas VI Digital “ Ibu Cut Ricka Junisa”

Oleh : Nurul Izzatunnisa, Siti Safaha dan Muhammad Ziqri
Kelas 6 Digital

Ibu Cut Ricka merupakan wali kelas VI Digital di MIN 27 Aceh Besar. Ibu Cut merupakan salah satu guru yang sangat sabar dalam mendidik kami peserta didiknya. Beliau tetap sabar menghadapi tingkah laku kami walau disaat kondisi kelas sedang tidak tenang. Beliau mampu menyelesaikan semua masalah yang ada di kelas VI Digital.

Ibu Cut Ricka juga sangat tegas dalam mengajar, agar kami bisa selalu taat dan patuh selama proses pembelajaran berlangsung. Kondisi belajar yang sangat menyenangkan mampu Ibu Cut Ciptakan di dalam kelas VI Digital. Kami sangat senang belajar dengan Ibu Cut, kami diajarkan bagaimana cara mempresentasikan tugas kelompok kami di depan kelas, kami diajarkan cara membuat Power Point menggunakan Canva oleh Ibu Cut dan Miss Oca. Semua yang diajarkan oleh Ibu Cut pastinya selalu sesuai dengan prinsip-prinsip yang ada dalam Kurikulum Merdeka.

Selain itu, Ibu Cut juga mampu menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam Kurikulum Merdeka, seperti gotong royong dan juga sikap mandiri. Kami merasa bebas dan Merdeka dalam belajar, dan Ibu Cut selalu bisa menciptakan suasana baru disetiap pembelajaran yang ada.

Kisah Ibu Cut Ricka sebagai wali kelas merupakan salah satu kisah yang sangat menginspirasi kami sebagai peserta didik. Ibu Cut mampu dan juga berhasil menerapkan semua nilai dan juga prinsip Kurikulum Merdeka ke dalam proses pembelajaran, sehingga kami merasa sangat nyaman dan juga senang Ketika belajar. Terima kasih banyak ibu, jasa mu akan selalu kami ingat.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...