u2-WhatsApp-Image-2025-09-14-at-17.02.48-3
” Kreasi Sarapan Menu Sehat Gizi seimbang dibuat penuh Cinta*

​Setiap sabtu pagi, suasana di Kelas 5-Al Fattah terasa berbeda. Bukan sekadar rutinitas belajar, melainkan ada semangat baru yang terpancar dari bekal sarapan yang dibawa oleh setiap peserta didik. Madrasah memiliki program yaitu “Sarapan Menu Gizi Simbang ” yang diadakan seminggu sekali setiap kelas. Masing masing kelas dapat membuat jadwal menu makanan nya setiap hari. Hari ini, tema nya adalah “Nasi Goreng, topingnya bebas, buah, sayur kesukaan dan susu.
​Di balik bekal nasi goreng yang lezat, tersimpan cerita penuh kreativitas dan cinta dari para orang tua. Para ibunda di rumah berlomba-lomba untuk mengubah nasi goreng biasa menjadi hidangan yang luar biasa. Dengan sentuhan seni di tangan mereka, nasi goreng disajikan dalam berbagai bentuk unik dan menarik.

​Ada yang membentuk nasi menjadi karakter hewan lucu, seperti beruang atau kelinci, lengkap dengan mata dan hidung dari potongan sosis atau sayuran. Ada juga yang menghiasnya dengan taburan keju parut, irisan tomat menjadi bunga, dan selada sehingga terlihat seperti taman mini yang penuh warna.
Semua kreasi ini membuktikan bahwa sarapan sehat tidak harus membosankan.

​Anstusias para peserta didik pun semakin membara. Mereka tidak hanya menikmati rasa lezat dari nasi goreng buatan ibunda mereka, tetapi juga bangga menunjukkan bekal unik yang mereka bawa. Dengan perut yang terisi dan hati yang gembira, mereka siap belajar dan menjalani hari dengan penuh semangat.

Program sarapan sehat ini tak hanya menumbuhkan kebiasaan makan yang baik, tetapi juga mempererat ikatan antara sekolah, orang tua, dan peserta didik

Wali kelas 5-Al Fattah (Digital)
Reza Sukma Dewi, S.Pd 

Razila Azzahra, S.Pd  (Pendamping Kelas Digital)

 

 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...