Aceh Besar_Sabtu 19 September 2026. Suasana pagi di MIN 27 setiap hari Sabtu selalu riuh penuh semangat. Usai melenturkan tubuh lewat kegiatan senam pagi bersama di halaman madrasah, para siswa tidak langsung berhamburan jajan, melainkan kembali ke kelas masing-masing untuk Sarapan Sehat bgfcersama Wali Kelas.
Di dalam ruang kelas, suasana hangat dan tertib langsung terasa. Setelah merapikan barisan para siswa mengeluarkan bekal yang disiapkan dari rumah. Wali kelas hadir mendampingi secara langsung, menjadikan momen makan pagi ini tak sekadar rutinitas mengisi perut, tetapi juga ruang edukasi penanaman kesadaran gizi sejak dini.
Makan Sehat yang di gelar setiap Sabtu ini merupakan program dari UKS MIN 27 Aceh Besar yang bertujuan untuk membiasakan anak-anak mengonsumsi makanan bernutrisi dibanding jajanan serba instan. Sambil menyantap bekal, wali kelas memberikan panduan ringan mengenai komposisi makanan gizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, sayur, dan buah.
Melalui kegiatan di dalam kelas ini, wali kelas bisa memantau langsung isi bekal anak-anak sekaligus memberikan edukasi dengan cara yang menyenangkan, selain itu kita ingin anak-anak paham bahwa makanan sehat itu penting untuk konsentrasi belajar dan tumbuh kembang mereka.
Pendidikan Karakter dan Kehangatan di Kelas
Kehadiran wali kelas di tengah-tengah siswa saat sarapan menciptakan kedekatan emosional yang erat. Selain itu, kegiatan ini juga bisa menjadi pembiasaan karakter positif bagi siswa, seperti:
1. Mencuci tangan dengan sabun dan berdoa bersama sebelum menyantap makanan.
2. Belajar berbagi dan menghargai makanan yang dibawa teman.
3. Disiplin menjaga kebersihan dengan merapikan kembali sisa makanan dan wadah bekal masing-masing.
Keberhasilan program ini juga didukung penuh oleh para orang tua murid. Melalui koordinasi rutin dengan wali kelas, orang tua mendapat panduan dalam menyiapkan menu bekal yang bervariasi dan memenuhi standar gizi seimbang.
Rangkaian kegiatan yang dimulai dari senam pagi hingga sarapan sehat di dalam kelas ini membuktikan bahwa MIN 27 tidak hanya fokus pada pencapaian akademis, tetapi juga secara konsisten membentuk pola hidup sehat dan karakter unggul para siswanya sejak dini.
Penulis: Desi Ermi, S.Pd., Gr

