WhatsApp-Image-2026-03-23-at-21.07.26
Meriah dan Penuh Khidmat, Takbiran Idul Fitri di Banda Aceh Disambut Antusias Warga

oleh : Saffana Nafisa, S.Pd.

Banda Aceh — Malam takbiran Hari Raya Idul Fitri di Banda Aceh berlangsung semarak dan penuh khidmat. Ribuan warga menuju ke jalan untuk menyaksikan pawai takbiran yang diikuti oleh banyak gampong dari berbagai penjuru kota, Jumat malam.

Setiap gampong menampilkan kreativitasnya dengan menghias mobil-mobil menjadi miniatur masjid yang unik dan memukau. Ragam ornamen bercahaya, kubah berwarna-warni, serta detail arsitektur islami membuat iring-iringan kendaraan terlihat begitu indah dan menarik perhatian masyarakat.

Di atas kendaraan tersebut, para peserta dengan penuh kekhusyukan mengumandangkan takbir kemenangan. Suara takbir yang merdu dan menggema menciptakan suasana religius yang menyentuh hati, menandai datangnya hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.

Tidak hanya itu, kemeriahan juga semakin terasa dengan hadirnya tim-tim dari tiap gampong yang membawa obor. Cahaya api yang berkelap-kelip di sepanjang barisan pawai menambah nuansa tradisional sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antarwarga.

Antusias masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang memadati titik-titik lokasi strategis untuk menyaksikan acara tersebut. Salah satu lokasi favorit yang dipenuhi penonton adalah kawasan di bawah Jembatan Simpang Surabaya, yang menjadi pusat keramaian malam takbiran tahun ini.

Warga mengaku sangat terhibur dengan kemeriahan pawai takbiran tersebut. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga mempererat persatuan antar gampong serta menjadi simbol kegembiraan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Perayaan takbiran di Banda Aceh tahun ini pun kembali menunjukkan kekayaan budaya dan kuatnya nilai-nilai keislaman yang hidup di tengah masyarakat.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...