Oleh: Sri Hastuti,S.Pd.I (PERSGU MIN 27 Aceh Besar)
Aceh Besar – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 27 Aceh Besar sebagai Madrasah berprestasi tingkat MI se Provinsi Aceh, terus berupaya meningkatkan kesadaran dan keterampilan peserta didik dalam pengelolaan sampah. Baru-baru ini, madrasah ini menggelar pelatihan pemilahan sampah yang diikuti oleh para prajurit madrasah yang tergabung dalam tim G-Sell
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya pemilahan sampah dan cara melakukannya dengan benar. Para prajurit diajak untuk mengenal berbagai jenis sampah, mulai dari sampah organik, anorganik, hingga sampah berbahaya. Mereka juga belajar tentang teknik pemilahan sampah yang efektif dan efisien.
Kepala MIN 27 Aceh Besar, Naswati.S.Ag, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya madrasah untuk menciptakan lingkungan yang Aman, Sehat, Rindang, Indah (ASRI) dan juga merupakan program penerintah melalui Kurikulum baru yaitu Kurikulum Merdeka pada penguatan dimensi peduli lingkungan dalam Profil Pelajar Pancasila. “Kami berharap peserta didik memiliki kesadaran yang tinggi tentang pentingnya menjaga lingkungan. Dengan pelatihan ini, mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan madrasah maupun di masyarakat,” ujarnya.
Selain itu pelatihan ini juga dapat diintegrasikan dengan berbagai mata Pelajaran, seperti Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Bahasa Indonesia yang juga berkontribusi pada pengembangan keterampilan seperti berpikir kritis, kreatif, kolaborasi, dan komunikasi.
Pelatihan ini diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti presentasi, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Para peserta didik terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi tentang berbagai permasalahan sampah.
Salah satu peserta pelatihan, Muhammad Fakhri, mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini. “Saya jadi lebih paham tentang jenis-jenis sampah dan cara memilahnya. Saya juga jadi lebih termotivasi untuk menjaga lingkungan,” katanya.
Setelah mengikuti pelatihan ini, para Prajurit Madrasah diharapkan dapat menerapkan ilmu yang mereka dapatkan di lingkungan madrasah dan rumah. Mereka juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi peserta didik lain dalam hal pengelolaan sampah.
MIN 27 Aceh Besar berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Madrasah ini berharap dapat berkontribusi lebih dalam menciptakan generasi muda yang peduli terhadap lingkungan.

