1000608975
MIN 27 Aceh Besar Menulis Bersama PERRUAS

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 27 Aceh Besar terus mengembangkan kompetensi siswa dan guru pada bidang literasi yaitu kemampuan dalam menulis baik itu menulis cerpen, puisi, pantun, berita dan publik speaking.

       Sebanyak dua puluh tujuh orang guru MIN 27 Aceh Besar yang tergabung dalam kelompok Perkumpulan Rumah  Seni Asnur (PERRUAS) hari ini menulis pantun talibun.

Pantun talibun jenis puisi lama atau pantun yang memiliki jumlah baris lebih dari empat dan selalu genap. Seperti enam, delapan dan sepuluh. Sama seperti pantun biasa, talibun juga terbagi menjadi bagian sampiran dan isi. Pola rima mengikuti pola akhir yang selaras, seperti a-b-c-a-b-c untuk enam baris.

       Kegiatan menulis ini dilaksanakan di luar madrasah yaitu Pantai Ulee Lheu dengan tujuan wisata literasi bagi guru agar mendapat imajinasi dan inspirasi dalam menulis apalagi ada beberapa guru sebagai penulis pemula atau pendatang baru. Para guru mulai menulis pantun talibun setelah mendapatkan arahan dan bimbingan dari ibu kepala madrasah. Setelah memberikan waktu dan kesempatan kepada para guru untuk menulis, ibu Naswati, S.Ag kemudian mengoreksi tulisan pantun talibun tersebut sehingga telah sesuai dengan aturan penulisan sebuah pantun talibun.

       Adapun manfaat dari menulis pantun talibun adalah melatih kreativitas dalam merangkai kata dalam bait panjang dan genap, menyampaikan ceritan atau nasehat secara puitis serta melestarikan warisan sastra budaya Melayu.

       Kepala madrasah Naswati, S.Ag sebagai penggerak literasi mengatakan bahwa “kegiatan menulis ini merupakan sebagai bentuk kepedulian madrasah dalam rangka meningkatkan kemampuan guru dalam pembiasaan menulis terlebih lagi sebagai guru profesional yaitu guru bersertifikasi”.

       Semoga dengan adanya kegiatan menulis ini guru MIN 27 Aceh Besar akan terbiasa dalam menulis dan menjadikan sebuah hobi untuk menghasilkan sebuah karya.

 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...