ACEH BESAR – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 27 Aceh Besar kembali mengukuhkan eksistensinya sebagai salah satu pelopor penggerak literasi madrasah di Provinsi Aceh. Bekerja sama dengan Nyalanesia, MIN 27 Aceh Besar sukses menggelar acara peluncuran (launching) buku perdana yang berjudul “Semangat Baru” hasil program Sekolah Literasi Nasional (SLN) yang diikuti secara daring pada hari ini.
Acara peluncuran kali ini terasa jauh lebih spesial dan mengharukan bagi seluruh warga madrasah. Pasalnya, kutipan karya tulis dari perwakilan guru, Wilda Num Nafsiah, S.IP., serta siswa terbaik MIN 27 Aceh Besar, Muhammad Suhail El Qahiry, terpilih dari ribuan karya di Indonesia untuk dibacakan secara langsung dalam siaran utama peluncuran buku Nasional tersebut.
Kutipan puisi karya Muhammad Suhail El Qahiry yang berjudul
“Seharusnya Kita” sempat mengheningkan suasana saat bait-bait penuh perenungannya dibacakan:
“Adakah santun menempati lisannya?
Adakah jujur menemani sikapnya?
Adakah sabar menyelimuti lakunya?
Adakah semua itu pada kita?”
Tidak kalah menyentuh, untaian kata dalam puisi bertajuk “Menyapa Diri, Merangkul Kenyataan” karya Ibu Wilda Num Nafsiah, S.IP. juga turut dibacakan dan membawa pesan emosional yang mendalam bagi para pendengar virtual:
“Wahai diri yang tangguh, kini saatnya mendarat pada kenyataan
Izinkan air mata jatuh, bukan tanda kalah, tapi lega
Kau sudah membuktikan, kau mampu berdiri sendiri…”
Sebelumnya, MIN 27 Aceh Besar dikenal sangat aktif dalam melahirkan karya-karya orisinal melalui Gerakan Siswa Menulis Buku (GSMB) bersama Nyalanesia. Namun, momentum peluncuran buku program SLN hari ini memberikan kebanggaan tersendiri yang membakar semangat literasi di lingkungan sekolah.
Kepala MIN 27 Aceh Besar, Ibu Naswati, mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas pencapaian luar biasa ini.
“Peluncuran hari ini terasa sangat menyenangkan dan luar biasa bagi kami semua. Mengetahui bahwa kutipan karya dari Ibu Wilda Num Nafsiah dan ananda Muhammad Suhail El Qahiry diapresiasi di tingkat nasional serta dibacakan langsung dalam acara daring ini adalah sebuah kehormatan besar. Ini membuktikan bahwa potensi literasi dari MIN 27 Aceh Besar mampu bersinar di panggung nasional,” ujar Ibu Naswati dengan penuh rasa syukur.
Suasana haru dan gembira menyelimuti para guru dan siswa yang hadir menyaksikan peluncuran secara virtual tersebut. Ketika kutipan karya perwakilan dari MIN 27 Aceh Besar selesai dibacakan, riuh tepuk tangan menggema di dalam ruangan, menandakan rasa bangga atas kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam penyusunan buku ini.
