Padamnya Lampu
Karya: Akifa Naila (Kelas 4 As-Sami’)
Banjir dan Mati Lampu Hari itu, rumahku kebanjiran, meskipun hanya di bagian dapur saja. Keesokan harinya, saat aku bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah, tiba-tiba lampu mati. Di situlah awal mula kejadian mati lampu yang kualami di rumah.
Suasana di Sekolah Sesampainya di sekolah, suasana kelas terasa berbeda. Saat aku masuk ke dalam kelas, teman-temanku terlihat sangat kegerahan. Karena penasaran, aku bertanya kepada salah satu temanku yang bernama Nuril.
“Nuril, kenapa kalian semua kelihatan kepanasan?” tanyaku. Nuril pun menjawab, “Iya, Nayla. Di sini juga sedang mati lampu, makanya kami semua kepanasan.” Begitulah suasana di sekolahku saat tidak ada listrik.
Malam yang Gelap dan Hangat Sore harinya, aku pulang ke rumah. Saat waktu Magrib tiba, suasana masih gelap karena listrik belum menyala. Ayah kemudian menyalakan lilin untuk menerangi ruangan. Karena tempat mengaji sedang libur akibat mati lampu, aku memutuskan untuk membaca Al-Qur’an di kamar saja.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 08.00 malam. Sudah waktunya untuk tidur. Meskipun aku mencoba untuk segera terlelap, rasanya sulit sekali karena udara terasa sangat panas tanpa kipas angin.
Tamat
