IMG-20261002-WA0085
“Pelepasan Peserta Pramuka MIN 27 Aceh Besar untuk Mengikuti Perjusami di Empee Awee”

Aceh Besar, 2 Oktober 2026 — Kepala MIN 27 Aceh Besar, Ibu Naswati, S.Ag., melepas peserta didik dan pembina Pramuka MIN 27 Aceh Besar yang akan mengikuti kegiatan Perkemahan Jumat, Sabtu, dan Minggu (Perjusami) di Empee Awee, Aceh Besar, 02-04 oktober 2026.

Dalam kegiatan tersebut, MIN 27 Aceh Besar mengirimkan sebanyak 20 peserta didik, gudep 01.06.07.037 dan gudep 01.06.07.038 yang terdiri atas 10 peserta didik putra dan 10 peserta didik putri, serta didampingi oleh 6 pembina Pramuka.

Keikutsertaan dalam kegiatan Perjusami menjadi salah satu wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, serta keterampilan kepramukaan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga kepada peserta didik dalam berinteraksi, belajar, dan bekerja sama dengan peserta dari berbagai sekolah atau madrasah lainnya.

Dalam arahannya saat pelepasan, Kepala MIN 27 Aceh Besar, Naswati, S.Ag., memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan percaya diri. Beliau menyampaikan keyakinannya bahwa peserta didik MIN 27 Aceh Besar mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik.
“Anak-anak pasti mampu. Ikuti kegiatan dengan penuh semangat, percaya diri, dan tetap jaga akhlak di mana pun berada. Tunjukkan sikap yang baik dan nama baik madrasah selama mengikuti kegiatan,” pesan Kepala Madrasah.

Pesan tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik selama mengikuti Perjusami. Prestasi dan pengalaman dalam kegiatan kepramukaan tidak hanya diukur dari kemampuan dalam menyelesaikan setiap tantangan, tetapi juga dari sikap, kedisiplinan, tanggung jawab, dan akhlak yang ditunjukkan selama kegiatan.
Dengan mengikuti Perjusami, diharapkan para peserta didik MIN 27 Aceh Besar dapat memperoleh pengalaman baru, meningkatkan keterampilan kepramukaan, mempererat persaudaraan, serta tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...