1000443413
“Pengalaman Terbaiku saat menjadi Dokter Kecil”

“Pengalaman Terbaiku saat menjadi Dokter Kecil”
Syaghina Rumaisya
Kelas 6 Ar-Rasyid (Digital)

Hai teman-teman,, perkenalan nama saya Syaghina Rumaisya. Saya bersekolah di MIN 27 Aceh Besar, saya duduk di bangku kelas 6 Ar -Rasyid. Disini saya akan menceritakan pengalaman saat saya menjadi dokter cilik(dokcil).

Saya sudah menjadi dokcil selama 3 tahun semenjak dari kelas 3 Sampai kelas 6.
Saya menjadi dokcil itu pada awalnya dipilih oleh ibu kepala madrasah dan ibu pengurus UKS. Sesudah kami dipilih, kami akan seleksi selama 3 bulan. Kami setiap sebulan sekali pasti diadakan briefing.

Pertama kali saya menjadi dokcil terasa beda kegiatan pagi hari di sekolah dari siswa atau siswi lainnya. Biasanya siswa atau siswi pada pagi hari senin upacara bendera baris sesuai kelas masing-masing. Namun bagi dokcil dan prajurit kami menjaga ketertiban dalam upacara dan bagi dokcil menjaga agar tidak ada yang pingsan saat melaksanakan upacara bendera. Beberapa dokcil lainnya menjaga di UKS. Setiap hari senin UKS dipenuhi dengan pasien, ada yang pusing ada yang muntah, mimisan, sakit perut dll. biasanya kami memberikan air hangat dan minyak kayu putih
untuk sakit perut dan mual , dan pusing air hangat di tambah gula dan minyak kayu putih
Jika mimisan kami memberikan daun sirih.

Kami bertugas memakai rompi atau syal dari UKS.
Dan kami bertugas ada jadwalnya lohh. Ada yang hari Senin, Rabu dan Jum’at dan ada juga hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Agar setiap harinya madrasah selalu aman dan tertib.

Biasanya saya di hari Senin berjaga di UKS ataupun saya berjaga di lapangan. Kami bertugas dengan penuh tanggung jawab dan semangat. Kami biasanya bertugas dari jam 7.30 sampai jam 08.00 pagi. Kami juga ada bertugas di jam 09.00 ke atas karena ada pengecekan kesehatan dari Puskesmas Ingin Jaya dari kelas 1 sampai kelas 6 .
Kegiatan itu sangatlah seruu bagi saya.
Kami bertugas untuk membantu ibu ibu puskesmas agar tertib.
Biasanya kami membantu dengan cara
Kami panggil 10 orang pertama di absen sesuai dengan kelas masing-masing, kemudian kami mengarahkan siswa atau siswi menyusun sepatu agar rapi dan tidak hilang.
Mereka langsung baris sesuai pengurutan pengecekan. Mulai dari timbang berat badan dan tinggi, lanjut periksa telinga, mata, gigi.
Pokoknya seru banget dehh..

Sekian dulu keseruan dari saya… Kapan-kapan kita sambung lagi…

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...