1000583191
Pengurus Wilayah Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PW PGMNI) Provinsi Aceh menggelar “Pelatihan Guru Madrasah” Selama 2 Hari

ACEH BESAR Sabtu 31 Juli 2026_ Pengurus Wilayah Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PW PGMNI) Provinsi Aceh menggelar PELATIHAN GURU MADRASAH selama 2 hari guna memperkuat kapasitas dan kompetensi digital para tenaga pendidik.

Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah Dalam Implementasi Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI): Bedah Tuntas Mapel Koding di Madrasah!”.

Program pelatihan ini dirancang khusus untuk membekali para guru madrasah dengan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis dalam mengintegrasikan mata pelajaran Koding dan teknologi Artificial Intelligence (AI) ke dalam proses pembelajaran modern.

Dukungan Penuh Tokoh Pendidikan dan Kemenag
Inisiatif strategis ini mendapat apresiasi serta dukungan penuh dari jajaran pimpinan Kementerian Agama Provinsi Aceh dan Pengurus Pusat PGMNI.
Sejumlah tokoh penting yang hadir dan mendukung agenda ini antara lain:
1. Drs. H. Azhari, M.Si (Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh)
2. H. Khairul Azhar, S.Ag., M.Si(Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Aceh)
3. H. Heri Purnama (Ketua Umum Pusat PGMNI)
4. Ismaidar, S.Pd., M.Pd (Ketua PW PGMNI Aceh)

Hadirkan Pemateri Berpengalaman untuk memastikan kualitas materi yang disampaikan, pelatihan ini menghadirkan narasumber dan praktisi pendidikan ternama di bidangnya, yaitu:
1. Kamarullah, S.Ag., M.Pd (Widyaiswara BDK Kementerian Agama Provinsi Aceh)
2. ndra Mardiani, M.Pd(Pengurus PW PGMNI & Ketua Guree Meurunoe)

Dalam sesi ini, para pemateri mengupas tuntas penerapan kurikulum koding, metodologi pengajaran yang efektif, hingga pemanfaatan perangkat AI untuk menciptakan iklim belajar yang interaktif, inovatif, serta responsif terhadap era digital 5.0.

Semangat Guru MIN 27 Aceh Besar Ikuti Pelatihan Intensif. Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para peserta, tak terkecuali delegasi guru mata pelajaran Koding dari MIN 27 Aceh Besar. Empat orang guru yang diutus untuk mengikuti pelatihan intensif selama dua hari ini adalah:
1. Reza Sukma Dewi, S.Pd
2. Desi Ermi, S.Pd
3. Saffana Nafisa, S.Pd
4. Suci Rahmafitri, S.Pd

Sepanjang dua hari pelaksanaan, keempat pendidik tersebut mengikuti seluruh rangkaian sesi dengan sangat fokus, penuh semangat, dan dedikasi tinggi. Keikutsertaan aktif ini menjadi wujud komitmen MIN 27 Aceh Besar dalam membawa inovasi teknologi ke dalam ruang kelas serta meningkatkan kualitas pembelajaran bagi para siswa.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru madrasah di Aceh khususnya para pengampu mapel Koding dapat menjadi pionir dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis dan berkarakter islami, tetapi juga cakap menguasai teknologi masa depan.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...