1000447681
Perjalananku Mengikuti Ajang Lomba Olimpiade

Perjalananku Mengikuti Ajang Lomba Olimpiade”

Sheena Kanaya Azzahra
Kelas 4 Digital

Hello Everyone.. nama saya Sheena Kanaya Azzahra. Saya mempunyai ayah yang bernama Fauzan, dan bunda bernama Sri Wahyuni yang di panggil Ayu. Saya Kali ini ingin menceritakan tentang ‘Mengikuti Olimpiade’ Nahh.. itu dia Topik cerita yang akan Sheena ingin ceritakan sesuai dengan pengalaman Sheena! Selamat Membacaa

Pada suatu hari Matahari menyambut saya dengan penuh semangat! rasanya ia menarik saya untuk bangun dengan senyum di wajahnya, saya pun bangun, berdiri, mengumpulkan semangat untuk berangkat pergi kesekolah. Kemudian saya pun Mandi, sarapan, yang disiapkan oleh bunda tercinta. dan Berangkat sekolah yang diantarkan oleh ayah tercinta.

Sesampainya di sekolah, saya belajar dengan penuh semangat. Tiba tiba ada seseorang yang mengetuk pintu kelas kami, saat pintunya terbuka.. ada seorang guru yang dikenal dengan nama ‘Bu Cut’, dengan nama lengkap ‘Cut Ricka Junisa’. Ibu Cut memanggil 3 orang dari kelas saya., “Habibie, Isyarana., …” dan orang ketiga, sangat tak saya sangka.. “Sheena, ikut ibu ke perpus ya!”

Dan sesampainya di perpustakaan, kami dipersilahkan duduk. Ada banyak orang disana, Bu Cut berkata “kalian dikumpulkan disini karna kalian akan di tes dalam mapel matematika” dalam hati saya berkata ‘tes pelajaran matematika? saya harus berusaha!’

Dimulailah tes Mapel Matematika itu, bu Cut mulai menulis soal Matematika di papan tulis. Satu per satu murid mulai selesai dan meninggalkan perpustakaan, disitulah saya mulai gelisah, tapi saya tetap berusaha untuk bisa fokus agar bisa cepat selesai.

Tak lama kemudian saya pun selesai. Sampai di kelas saya menghela nafas lega, ‘akhirnyaa.. selesai juga’

Ini baru awal dari ceritanya, masih sangat panjang perjalanan saya.

Setelah hari itu terjadi., tibalah hari baru. Terkadang saya di panggil oleh bu Cut untuk di tes, lalu hari-hari saya kembali seperti biasanya. Beberapa minggu kemudian. saat sampai di hari Kamis.. kelas ku dapat jadwal pelajaran Matematika, yang masuk adalah seorang guru yang bernama ‘Bu Nova’. Setelah pelajaran bu Nova., bu Nova berkata kepada saya dan salah satu murid di kelas saya yang bernama ‘Habibie’ bahwa akan ada bimbingan matematika nanti. Saya pun mengangguk.

Beberapa menit kemudian kami pergi ke perpustakaan untuk bimbingan. Kami belajar bimbingan seperti biasa, kami di beri soal dari buku., atau di beri soal di papan tulis. Setelah selesai bimbingan, bu Nova berkata “Kalian harus belajar yang rajin-rajin ya!.. karna kalian akan mengikuti lomba, namanya OMNI” ini baru pertama kali saya mengikuti lomba matematika, tentu ini tidak biasa bagi saya. Lalu saya langsung bertanya “kapan buu lomba nya?” “tanggal 07 desember 2025 nak” saya menjawab “oke”.

 Setelah bimbingan, Saya pun pulang. Saya menceritakan hal ini kepada orang tua saya bahwa saya akan mengikuti lomba. “Semangat kakakk.. belajar yang rajin ya nak” kata orang tua saya menyemangati saya. Saya pun semakin semangat untuk mengikuti lomba walaupun masih ragu ragu.

Malam itu.. sedang mati listrik se Aceh, khususnya Aceh Besar, Dan daerah daerah lain nya yang terdampak bencana alam banjir bandang seperti Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan beberapa daerah lainnya, malam itu saya belajar menggunakan contoh soal olimpiade matematika tahun lalu. Saya belajar menggunakan tab saya, saya pun di bantu satu per satu soal yang susah oleh orang tuaku terutama ayah saya.

Walaupun listrik padam., tapi semangat saya tetap menyala untuk terus belajar. Jikalau ada soal yang sulit, kami selesaikan bersama. Beberapa jam kemudian.. saya pun menyelesaikan contoh soal olimpiade matematika tahun lalu itu, saya bersiap siap dan tidur.

Keesokan harinya Bunda saya membangunkan saya untuk pergi kesekolah, saya pun bangun, siap siap, dan berangkat sekolah. Saya bersekolah seperti biasanya. Saat selesai jajan, saya pergi menemui teman teman saya. yaitu ‘Riffa dan Chalisa’. Setelah itu, saya belajar di kelas seperti biasa.

Malamnya.. ternyata listrik masih padam, tetapi saya tetap belajar menggunakan tab saya. Soal yang mudah., akan saya kerjakan sendiri, tetapi jika soal itu susah., kami akan mengerjakannya bersama sama. Ayahku akan memberi tahu rumus rumus matematika yang belum saya ketahui. Dan bunda saya akan membantu saya saat ayah saya sedang sibuk.

Begitulah sehari hari yang saya jalani saat saya mengetahui bahwa saya akan mengikuti lomba. Terkadang mungkin saya akan di panggil untuk bimbingan, mungkin bersama bu Nova, atau bersama bu Cut. Saya juga sering sekali di beri soal oleh bu Nova untuk saya kerjakan di rumah.

Beberapa minggu kemudian.. saat itu bertepatan pada tanggal 06 desember 2025. Yaa! besok nya adalah tanggal dimana saya akan mengikuti lomba olimpiade matematika. Saya bertanya kepada ayah saya “ayah, kakak besok kan lomba nya?” ayah saya menjawab “Belum tentu kak.. karna di daerah kita sedang pemadaman listrik., jadi kemungkinannya di tunda, tunggu ya ayah pastikan tanya dulu kepada bu Afni.”

 Ayah saya pun bertanya kepada bu Afni. Dan jawaban bu Afni. ternyata Lomba nya di undur. Saya bertanya “Kapan lombanya?” bu Afni menjawab “Tanggal 14 desember” Saya pun merasa lega, saya masih banyak waktu untuk belajar untuk lomba. Saya harus berusaha! .

Tak terasa waktu begitu cepat waktu berlalu. Saat itu sudah tanggal 13 desember 2025. Saya bersekolah seperti biasa. Lalu saya pergi bimbingan. Dan saya, Chalisa, Riffa, Habibie dan orang orang di luar kelas saya yang mengikuti olimpiade di panggil di mic sekolah, saya dan teman teman di minta untuk pergi ke ruang kepala madrasah. Kami semua pun menuju ruang kepsek.

Kepala madrasah kami memberi aba aba untuk lomba besok. Setelah mendengar aba aba kepala madrasah, saya dan teman teman pun meninggalkan ruang kepala madrasah.

Keesokan harinya saya bangun dengan penuh semangat dan berangkat ke SD 5 Banda Aceh, karna disitulah saya akan mengikuti lomba. Saat saya sampai ke SD 5 Banda Aceh, saya dan ayah saya pergi terlalu cepat, jadi ayah saya mengambil foto saya. Beberapa menit kemudian tibalah saatnya saya untuk mengikuti lomba. Saya memasuki ruangannya dan diberi soal. Saya pun mengerjainya.

Setelah itu, saya dan ayah saya mampir ke sebuah tempat makan. Disitulah saya mulai menceritakan soal soal yang saya kurang bisa, Ayah saya pun menjelaskan satu per satu soal yang saya ceritakan. Setelah itu, kami pun pulang.

Beberapa minggu kemudian.. saat itu sedang libur sekolah, saya di kejutkan bahwa saya berhasil mendapatkan juara 3 perunggu, saya sangat bangga pada diri saya sendiri karna sudah bisa sejauh ini. Orang tua saya berkata “Selamat kakakk.. kakak bisa mendapatkan ini karna kakak berusaha. Berusaha itu penting.” saya pun mengangguk sambil tersenyum.

Setelah perlombaan itu, saya kembali bersekolah seperti biasa. Tiba tiba saya di kabarkan bahwa saya akan mengikuti lomba lagi, yaitu OSKAB. Katanya, lomba nya itu Online! beragam sekali mata pelajarannya!.

Saya kembali belajar dirumah, Dan bimbingan di sekolah. Lalu hari lomba itupun tiba. Saya berangkat sekolah penuh semangat pada hari itu. Saat melihat soalnya, dan mengerjakannya yang di mulai dengan soal yang mudah mudah saja dahulu. Saya sedikit tidak yakin dengan soalnya. ternyata soalnya sama semua! dari kelas 4 sampai dengan kelas 6 ternyata soalnya sama.. jadi., saya sangat kesusahan.

Setelah lomba itu, saya keluar dari ruangan dan bermain sejenak dengan teman dan pulang. Setelah pengumuman, ternyata saya kurang beruntung. “Gapapa kak.. yang penting itu BERUSAHA.”

Nah teman teman.. setelah lomba OSKAB., yuk kita kembali lagi ke lomba OMNI. Karna lolos tingkat Kabupaten / Kota, saya akan lanjut ke tingkat Provinsi pada tanggal 08 Februari 2026. Lomba OMNI kali ini, yang membimbing kami adalah orang luar sekolah kami, yang benar benar pintar dalam jurusan matematika.

Orang yang membimbing kami bernama ‘Nurul Izzah’ kami memanggilnya kak Izzah. Setiap hari kami bimbingan dengan kak Izzah karna kami mengikuti lomba OMNI dan KOSSMI. Kak Izzah juga sering memberi tugas rumah. Kami senang belajar bersama kak Izzah.

Setelah beberapa minggu belajar bersama kak Izzah.. tibalah hari dimana saya akan mengikuti lomba olimpiade di SD 5 Banda Aceh0. ISaat di pagi hari saya bangun dan berangkat ke SD 5 Banda Aceh. Setelah sampai saya masuk ruangan untuk ke 3 kalinya hanya untuk mengikuti lomba. Lalu setelah saya memasuki ruangan saya pun langsung mengerjai soal yang di beri.

Langsung ke inti ceritanya, Saat pengumuman juara, saya lagi lagi kurang beruntung. Orang tua saya berkata “Gapapa kak, yang penting itu sudah berusaha, Menang kalah itu biasa” saya menjawab “Iya, ini salah kakak juga karna kurang berusaha” “Iya., ingat Berusaha itu sangat penting” kata orang tua saya.

Setelah perlombaan itu., saya mengikuti satu cabang lomba lagi, yaitu KOSSMI yang di adakan tanggal 28 februari. Sebelum saya mengikuti lomba KOSSMI, saya dan teman teman sangat sering di bimbing oleh kak Izzah., bimbingannya setiap hari dilaksanakan, begitu pula dengan PR yang di beri kak Izzah, Setiap hari ada PR., jadi tak ada kata tak melakukan PR setiap malam.

Sehari sebelum lomba KOSSMI, kami melakukan simulasi. Berbagai siswa siswi yang mengikuti lomba itu berkumpul di suatu tempat, yaitu perpustakaan. Sebelum simulasi, kami sempa bimbingan sebentar dengan ka Izzah, lalu kami pun melakukan simulasi itu.

Setelah melakukan simulasi., saya dan teman teman pun kembali ke kelas masing masing untuk melanjutkan pelajaran. Keesokan harinya.. saya berangkat ke madrasah pagi pagi hanya untuk mengikuti lomba KOSSMI. Kami melaksanakan lomba itu setelah semuanya hadir di Madrasah. Saat semua hadir dimulailah lomba tersebut, kami mengerjakan soal tersebut dengan Online.

Satu jam kemudian saya pun selesai. Setelah selesai saya harus menunggu 2 orang lagi yang belum menyelesaikan soal nya. Setelah semuanya selesai, karna hari itu bukan hari libur.., jadinya kami harus kembali masuk kelas.

Nah teman teman.. segitu dulu ya cerita dari saya. Bagi kalian yang bertanya tanya kenapa lomba KOSSMI tidak saya katakan juara berapa.., itu di karenakan lomba KOSSMI belum di umumkan juaranya.

Doakan Sheena agar bisa lolos yaa!

Pesan Moral

Berusaha itu sangat penting! tanpa berusaha kita tidak akan bisa mencapai tujuan yang kita inginkan. “Kekalahan hari ini adalah pelajaran untuk kemenangan masa depan.” “Tidak semua usaha berakhir dengan kemenangan, tetapi setiap kegagalan selalu meninggalkan pelajaran.”

  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...