WhatsApp Image 2024-06-06 at 11.57.35_ea26bc65
Perpisahan kelas 6 MIN 27 ACEH BESAR.

Assalamualaikum wr. wb.

Perkenalkan nama saya Maulia Vicka.
Saya dari kelas 6 ar – rasyid.
Saya akan menceritakan tentang perpisahan kelas 6.

Pada hari senin murid – murid kelas 6 rapat dengan ibu kepala madrasah tentang perpisahan, di rapat tersebut murid – murid banyak yang memberi pendapat tentang keinginan mereka mau perpisahan kemana,ada yang mau ke jpp, ke villa, ke kuta malaka dan lain sebagainya.

Ternyata yang banyak peminat adalah ke kuta malaka, akhirnya Ibu kepala madrasah meminta kami untuk memilih dua pilihan saja sesuai suara terbanyak kekuta malaka dan ke villa.

Keputusannya ditunggu besok hari karena masing masing kelas diminta mengambil satu keputusan.
Keesokan harinya kelas 6 ar – rasyid memilih ke kuta malaka, sedangkan kelas 6 al – ‘alim dan kelas 6 al – qayyum memilih ke villa.
Karena banyak yang memilih ke villa, akhirnya keputusan perpisahannya ke villa.

Pada Hari rabu 29 Mei 2024 – Hari kamis 30 Mei 2024,
murid – murid kelas 6 berangkat perpisahan ke villa tepatnya Badruns Garden di Pasir Putih,kami berkumpul di mesjid lambaro pukul 07.30, sampai di sana kami menunggu bus pariwisata nya datang, sebelum ke villa kami akan mengelilingi museum aceh, dan museum tsunami setelah itu baru menuju ke villa pasir putih. Kami berangkat pukul 09.00.

Sesampainya di museum aceh, kami berkeliling dan melihat lihat apa yg ada di museum aceh, ketika sudah selesai kami berangkat lagi menuju ke museum tsunami,sesampainya di museum tsunami kami melihat lihat apa yg ada di museum tsunami dan di sana kami juga menonton bioskop yang memutar film tentang kedahsyatan Gempa dan Tsunami yang menimpa Aceh pada tahun 2004 setelah selesai menonton bioskop kami berangkat menuju ke pasir putih, sesampainya di pasir putih pukul 02.00, di sana kami terlebih dahulu makan siang dan setelah selesai makan siang kami shalat dzuhur bersama.

Setelah itu kami memasang tenda bersama kawan kelompok dan ibu/bapak pembina masing – masing, setelah memasang tenda kami diminta memasukkan barang barang ke dalam tenda masing masing.

Setelah selesai pukul 16.00wib kami shalat asar lalu tibalah acara yang sangat kami tunggu yaitu mandi laut hoooreeee horeee….Seru banget loh teman – teman…setelah selesai mandi pukul 06.00 kamipun bersiap siap untuk shalat maghrib bersama.
Setelah selesai shalat maghrib lanjut makan malam.
Setelah selesai makan dan shalat isya kami nonton bareng…. Pak furqan menayangkan foto foto keseruan kami semasa bersekolah di MIN 27 mulai masa kami masih culun sampai kls 6. Seru banget loh teman – teman…

Setelah larut malam baru kami tidur ditenda bersama teman – teman…. Wah… Seru sekaliiii…

Keesokan harinya pukul 07.00 kami akan senam pagi dulu teman – teman… Suasana laut begitu indah dan sangat sejuk… Wah… Setelah itu kami akan sarapan pagi dulu teman – teman…

Pada pukul 09.00 – 10.00 kami mandi¬≤ laut lagi airnya begitu sejuk…kami happy banget loh teman – teman…
Setelah itu kami bermain game pipa bocor suasana sangat riuh karena masing masing kelompok dan guru pembina mengarahkan kelompok masing masing dan sorak sorai penonton menambah keseruan kami.

Tepat pukul 14.00 Wib – 15.30 wib kami memulai acara seremonial perpisahan,banyak kawan kawan yang tampil mewakili kelasnya masing masing setelah selesai kami bersalam salaman dengan bapak ibu guru ketika itu suasana berubah haru saya hampir saja sedih ketika salam sama ibu mulya wati wali kelas saya ketika kelas 5.

Untung saja air mata saya tertahan.
Setelah itu acara perpisahan pun telah usai.

Dan saya pun sangat sedih karena saya sebentar lagi akan meninggalkan MIN 27 ACEH BESAR.. Min 27 Abes sebentar lagi saya akan meninggalkan nya ūüė≠ untuk melanjutkan sekolah lanjutan. Min 27 Abes Selalu akan saya rindukan. Trimksh semua jasa-jasa Guru Min 27 Abes Terima kasih Ibu Kamad Min 27 Abes Ibu Naswati.S, Ag

Sampai jumpa lagi teman¬†–¬†teman…

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

¬† ¬† Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...