u2-WhatsApp-Image-2025-09-20-at-15.51.55
” Petani Yang Tidak Sombong”

Karya : Azqia Aqila Qirani
Kelas : 4 Al Barru

“Petani Yang Tidak Sombong”

Pada suatu hari hiduplah seorang pekebun yang sangat miskin.Pekebun itu tinggal didalam hutan.Pekebun itu hidup sendirian.Saat ia berkebun terdengar suara dari semak-semak,ketika dicek ternyata dalam semak itu ada seekor bebek angsa berwarna putih dengan berbulu kotor dan sangat kurus.
Pekebun itu tak tega melihat angsa itu,alhasil pekebun tersebut merawat angsa tersebut.
Hari demi hari sang angsa makin gemuk dengan bulu nya yang semakin lebat dan putih.Keesokan hari nya angsa mulai bertelur betapa kaget nya sang pekebun karena yang keluar bukan telur angsa yang biasa nya akan tetapi telur emas.
Setelah itu sang petani menjual telur emas nya.Semakin hari semakin banyak telur emas yang di hasil kan .
Bulan demi bulan tahun demi tahun bebek angsa selalu bertelur emas sehingga sang pekebun itu menjadi kaya raya..
Petani tersebut merasakan harta yang ia punya sudah kebanyakan sang petani tersebut berinsiatif untuk memberikan sebagian hartanya untuk orang yang membutuhkan karena ia ingin hidup sederhana dan yang lain nya juga bisa merasakan kenikmatan nya.

Pesan moral dari cerita ini adalah kita tidak boleh sombong dan dengan berbagi harta kita bukan nya menjadi berkurang malah semakin bertambah

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...