Karya : Azqia Aqila Qirani
Kelas : 4 Al Barru
“Petani Yang Tidak Sombong”
Pada suatu hari hiduplah seorang pekebun yang sangat miskin.Pekebun itu tinggal didalam hutan.Pekebun itu hidup sendirian.Saat ia berkebun terdengar suara dari semak-semak,ketika dicek ternyata dalam semak itu ada seekor bebek angsa berwarna putih dengan berbulu kotor dan sangat kurus.
Pekebun itu tak tega melihat angsa itu,alhasil pekebun tersebut merawat angsa tersebut.
Hari demi hari sang angsa makin gemuk dengan bulu nya yang semakin lebat dan putih.Keesokan hari nya angsa mulai bertelur betapa kaget nya sang pekebun karena yang keluar bukan telur angsa yang biasa nya akan tetapi telur emas.
Setelah itu sang petani menjual telur emas nya.Semakin hari semakin banyak telur emas yang di hasil kan .
Bulan demi bulan tahun demi tahun bebek angsa selalu bertelur emas sehingga sang pekebun itu menjadi kaya raya..
Petani tersebut merasakan harta yang ia punya sudah kebanyakan sang petani tersebut berinsiatif untuk memberikan sebagian hartanya untuk orang yang membutuhkan karena ia ingin hidup sederhana dan yang lain nya juga bisa merasakan kenikmatan nya.
Pesan moral dari cerita ini adalah kita tidak boleh sombong dan dengan berbagi harta kita bukan nya menjadi berkurang malah semakin bertambah
