1000165948
Peusijuk Penari Sinyak Chen-Chen MIN 27 Aceh Besar Go Nasional

 

Lambaro, 22 Mei 2025 — MIN 27 Aceh Besar telah menggelar prosesi pesijuk sebagai pelepasan dan bentuk rasa syukur serta dukungan bagi para penari Sinyak Chen-Chen yang akan mewakili Aceh Besar dan Provinsi Aceh pada Puncak Festival Literasi Nasional (FLN) Nyalanesia yang akan berlangsung di Solo tgl 23-25 Mei 2025 di Balai Kota Surakarta – Solo.
Empat orang penari yang akan tampil Aisya, najwa, raisa dan afiqa peserta didik kelas 4 dan 5 yang sangat berbakat dalam bidang seni tari.Mereka telah mempersembahkan prestasi membanggakan dalam seni tari kreasi tradisional Aceh.
Mereka dilatih langsung oleh Kak Rina Ghufrani yang merupakan Pencipta sekaligus Koreografer Tari Sinyak Chen Chen dan Bu Maysarah selaku koordinator Tari.Prosesi peusijuk ini turut dihadiri oleh orang tua para penari, serta perwakilan Komite Madrasah, Bapak Imamam dan Bapak Sunardi.
Ibu Naswati, kepala MIN 27 Aceh Besar mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini artinya dengan keberhasilan Tari Sinyak Chen Chen “Go Nasional” maka semakin bervariasi prestasi peserta didik MIN 27 Aceh Besar di kancah Nasional…Alhamdulillah,semua berkat latihan rutin, semangat pantang menyerah, dan bimbingan para guru. Kami sangat bangga mereka bisa mengharumkan nama madrasah dan daerah,” ujarnya.
Meski berasal dari tingkat dasar, para penari MIN 27 Aceh Besar berhasil lolos seleksi Nasional dan telah berhasil bersaing dengan peserta lain dari jenjang SD/MI,SMP/MTs, SMA/MA dan guru di seluruh Indonesia dalam Lomba Nyala Kreatif.

Penulis : Nur Afni, S.Pd.I

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...