Puisi: “Tangisan Serambi Mekkah “
Oleh: Sri Hastuti,S.Pd.I
Serambi Mekkah tirai kelam membentang
Bukan rintik hujan namun air mata yang datang
Ketika bandang meluap membawa duka tiada tara
Lumpur pekat memeluk erat rumah-rumah
Ibu mencari di antara puing dan jeritan
Suara tangis hilang hanya gema penyesalan
Pelukan yang erat kini terlepas dibawa arus
Jantungnya remuk redam kasih tak terputus
Anak-anak suci menatap kosong ke langit
Mencari tangan Ayah yang kini tak lagi terikat
Pelukan hangat Ibu direnggut waktu yang kejam
Tinggal potret kenangan dalam malam yang kelam
Ya Rabb, dengarkanlah hati yang berseru parau
Dari bibir menggigil memohon belas kasih-Mu
Peluklah jiwa yang patah, hapuskan air mata yang tumpah
Kembalikan senyum yang hilang, satukan hati yang terpisah
Aceh, kami bersamamu dalam doa dan basmalah.
