Judul: 96 Hari
Penulis: Sahreni
Penerbit: PT Nyala Masadepan Indonesia
Sinopsis Singkat
Cerita ini berfokus pada dinamika hubungan yang tidak biasa antara tokoh utamanya. Sesuai judulnya, angka 96 menjadi simbol krusial baik itu sebagai batas waktu, masa penantian, atau durasi sebuah komitmen yang mengubah hidup.
Narasi dimulai ketika tokoh utama terjebak dalam situasi sulit yang mengharuskannya menjalani hari-hari penuh tekanan emosional. Ada rahasia besar yang tersimpan rapat, dan setiap hari yang berlalu membawa pembaca lebih dekat pada pengungkapan yang menyakitkan sekaligus melegakan. Konfliknya tidak hanya seputar cinta romantis, tetapi juga tentang bagaimana menyembuhkan luka dari masa lalu dan belajar memaafkan diri sendiri serta orang lain.
Kelebihan
Emosi yang Mendalam: Sahreni dikenal piawai dalam mengaduk emosi pembaca. Deskripsi perasaan tokohnya terasa sangat nyata, sehingga pembaca mudah berempati dengan rasa sakit dan kebahagiaan yang dialami karakter.
Alur yang Menarik: Meskipun temanya sekilas tampak seperti drama klasik, penulis memberikan twist dan pengembangan karakter yang membuat pembaca penasaran untuk menyelesaikan bab demi bab.
Gaya Bahasa: Bahasanya mengalir dan mudah dipahami, namun tetap memiliki sentuhan puitis pada bagian-bagian reflektif.
Kekurangan
Di beberapa bagian tengah, alur terasa sedikit lambat karena terlalu fokus pada gejolak batin tokoh utama, yang mungkin membuat pembaca yang menyukai aksi cepat merasa sedikit jenuh. Beberapa elemen cerita masih menggunakan kiasan (tropes) drama romantis yang cukup umum ditemukan, sehingga bagi pembaca veteran, beberapa konflik mungkin terasa bisa terprediksi.
Kesimpulan
“96 Hari” adalah bacaan yang sangat cocok bagi Anda pecinta kisah romansa melankolis yang menyentuh hati. Novel ini bukan sekadar tentang dua orang yang jatuh cinta, melainkan tentang bagaimana waktu yang terbatas (atau yang ditentukan) dapat mengubah perspektif seseorang tentang kebahagiaan dan arti kehadiran orang lain.
Oleh: Razilla Azzahra
