“Resensi Buku: Antologi Aksara Cinta Ramadan”
Identitas Buku
• Judul: Aksara Cinta Ramadan (Jilid 3, 4, dan 5)
• Penulis: Drs. H. Azhari, M.Si., H. Khairul Azhar, S.Ag., M.Si., dkk (Kolaborasi Penulis Hebat Provinsi Aceh & MIN 27 Aceh Besar)
• Editor: Dina Nur Safitri, S.Pd., Nur Hidayati, S.Pd.I., dan Vitriya Mardiyati
• Penerbit: Komunitas Yuk Menulis (KYM)
• Instansi Terkait: Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
• Tahun Terbit: 2024 (Berdasarkan keterangan Kata Pengantar Menteri Agama RI 2024-2029)
Sinopsis & Deskripsi Umum
Buku Aksara Cinta Ramadan merupakan sebuah karya antologi masif yang lahir dari semangat literasi masyarakat Aceh, khususnya di bawah naungan Kementerian Agama Provinsi Aceh dan MIN 27 Aceh Besar. Proyek ini melibatkan ratusan penulis, mulai dari pejabat struktural, tenaga pendidik, hingga siswa-siswi, yang menuangkan pemikiran dan perasaan mereka mengenai bulan suci Ramadan.
Buku ini tidak hanya sekadar kumpulan tulisan, tetapi merupakan sebuah gerakan “Aceh Berpuisi” dan berliterasi. Setiap jilidnya (Jilid 3, 4, dan 5) memuat kontribusi dari nama-nama yang berbeda, menunjukkan betapa luasnya partisipasi masyarakat dalam mendokumentasikan nilai-nilai spiritualitas Ramadan ke dalam bentuk tulisan.
Kelebihan Buku
1. Semangat Inklusivitas: Buku ini sangat inspiratif karena menyatukan berbagai lapisan penulis. Dari tokoh penting seperti Kakanwil Kemenag Aceh hingga penulis pemula/siswa, semuanya memiliki ruang yang sama untuk berkarya.
2. Dukungan Institusional yang Kuat: Adanya kata pengantar dari Menteri Agama RI (Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A.) memberikan nilai prestise dan legitimasi yang tinggi pada karya ini.
3. Visual yang Khas: Desain sampul buku menggunakan motif islami yang elegan dengan sentuhan kearifan lokal (seperti visual Masjid Raya Baiturrahman pada Jilid 5), mempertegas identitas Aceh yang religius.
4. Pelestarian Budaya
Literasi: Proyek ini membuktikan bahwa literasi di lingkungan madrasah dan instansi agama di Aceh berkembang sangat pesat melalui kolaborasi dengan Komunitas Yuk Menulis.
Analisis Konten (Per Jilid)
• Jilid 3 & 4: Menonjolkan konsep “Kementerian Agama Provinsi Aceh Berpuisi”, yang kemungkinan besar didominasi oleh karya-karya sastra religius dan kontemplasi batin.
• Jilid 5: Memiliki daya tarik visual yang lebih kuat dengan ikon Masjid Raya Baiturrahman, melambangkan puncak spiritualitas dan cinta terhadap tanah kelahiran (Aceh) dalam bingkai Ramadan.
Kesimpulan
Aksara Cinta Ramadan adalah sebuah monumen tertulis yang merekam jejak spiritualitas masyarakat Aceh. Buku ini sangat cocok dibaca bagi siapa saja yang ingin merasakan hangatnya suasana Ramadan melalui kacamata orang-orang Aceh. Lebih dari sekadar bacaan, buku ini adalah bukti nyata bahwa menulis bisa menjadi ibadah dan sarana pemersatu umat.
Inilah karya yang lahir dari tangan tangan mungil, tangan yang penuh tinta namun memberikan sentuhan yang bermakna
Karya: Masriana, S. Pd. I
