IMG-20260126-WA0030
Resensi Buku ” Potret Keluarga Jilid 2″

Judul: Potret Keluarga (Jilid 2)
Penulis: Antologi puisi – Muziantul Faradisa, dkk.
Penerbit: Nyalanesia
Asal Karya: MIN 27 Aceh Besar
Jenis Buku: Antologi puisi anak/pendidikan karakter

Gambaran Umum
Buku Potret Keluarga Jilid 2 merupakan sebuah antologi puisi yang memotret kehidupan keluarga dari sudut pandang anak-anak. Karya ini lahir dari ruang literasi sekolah, menandakan bahwa budaya menulis dan berkarya telah tumbuh subur di lingkungan pendidikan dasar. Buku ini tidak hanya menjadi wadah ekspresi, tetapi juga bukti bahwa sekolah mampu menjadi tempat tumbuhnya kreativitas dan nilai-nilai kehidupan.

Isi dan Tema
Puisi-puisi dalam buku ini mengangkat tema keluarga, kasih sayang, kebersamaan, hormat kepada orang tua, serta kehangatan rumah sebagai tempat pulang. Dengan bahasa yang sederhana, jujur, dan polos, setiap puisi menghadirkan perasaan tulus khas anak-anak. Pembaca diajak melihat keluarga bukan sekadar struktur, tetapi sebagai sumber cinta, doa, dan kekuatan.

Keunggulan Buku
🌸Keunggulan utama buku ini terletak pada keaslian rasa dan kesederhanaan bahasa.
🌸Puisi-puisi tidak dibuat rumit, namun justru itulah yang membuatnya menyentuh.
🌸Ilustrasi sampul yang cerah dan ramah anak juga menambah daya tarik visual, sekaligus memperkuat kesan bahwa buku ini memang ditujukan untuk menumbuhkan kecintaan anak pada literasi.
🌸Selain itu, buku ini juga menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara guru, siswa, dan sekolah dalam menumbuhkan budaya literasi sejak dini.

Kekurangan
🌸Sebagai antologi karya anak, beberapa puisi masih memiliki struktur yang sederhana dan berulang.
🌸Namun hal ini justru menjadi ciri alami karya penulis pemula dan tidak mengurangi nilai kejujuran isi.

Kesimpulan
Potret Keluarga Jilid 2 adalah buku yang hangat, jujur, dan penuh nilai pendidikan karakter. Buku ini sangat layak dibaca oleh siswa, guru, maupun orang tua sebagai inspirasi dalam membangun kedekatan keluarga dan menumbuhkan semangat literasi di sekolah. Karya ini membuktikan bahwa dari tangan-tangan kecil pun dapat lahir tulisan yang bermakna besar.

Resensi oleh : Suci Rahmafitri, S.Pd

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...