1000489489
Siswa Kelas VI MIN 27 Aceh Besar Perkuat Karakter dan Lestarikan Budaya di Bukit Senja

JANTHO – Ratusan siswa kelas VI MIN 27 Aceh Besar sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan outbound sekaligus gelaran budaya “Peuturee Nanggroe Indatue V”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari yaitu Selasa dan Rabu (28-29 April 2026) ini dipusatkan di kawasan wisata Bukit Senja, Jantho, Aceh Besar.

Sebagai agenda penyegaran sebelum lulus, para siswa mengikuti permainan ketangkasan (fun games). Kegiatan ini bertujuan untuk:
•Membangun kemandirian: Melalui pengalaman menginap di tenda dan aktivitas alam.
• Memperkuat kerja sama: Menguji kekompakan tim di luar lingkungan kelas formal.
• Refleksi akhir: Malam keakraban menjadi momen emosional bagi siswa dan guru untuk mengenang perjalanan pendidikan selama enam tahun di madrasah melalui Nonton Bareng (NOBAR)

Sejalan dengan outbound, kegiatan tahunan ini fokus pada pengenalan nilai luhur sejarah dan budaya Aceh. Dengan tema kearifan lokal, siswa diajak untuk:
• Mengenal jati diri sebagai generasi penerus bangsa yang beretika.
• Menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan indatue (nenek moyang).

“Kami ingin lulusan MIN 27 Aceh Besar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan mental, akhlak mulia, dan bangga akan identitas budaya daerahnya.” Ujar Naswati selaku kepala madrasah disela-sela kegiatan.

Acara ditutup pada Rabu siang dengan sesi penampilan setiap kelas, foto bersama dan doa, meninggalkan kesan mendalam sebagai memori perpisahan yang manis bagi angkatan tahun ini

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...