Salinan-dari-MIN-27-ACEH-BESAR-4
Siswa MIN 27 Aceh Besar Anjangsana ke BAST

      Tiga puluh orang siswa MIN 27 Aceh Besar kelas 5 digital Al-Fattah bersama lima orang guru pendamping hari ini Kamis tanggal 22 Oktober 2026 melakukan kunjungan atau anjangsana menuju kantor BAST atau lebih di kenal dengan ANRI.
       BAST adalah Balai Arsip Statis dan Tsunami merupakan bagian dari Arsip Nasional Republik Indonesia yang memiliki fungsi menyimpan dan memelihara arsip tsunami. Layanan kunjungan edukasi ini menjadi salah satu program di BAST ANRI untuk mengenalkan arsip tsunami sekaligus edukasi mitigasi bencana bagi siswa.
       Beberapa kegiatan yang kami lakukan pada saat anjangsana diantaranya Kunjungan pameran on site BAST (melihat koleksi arsip dan dokumentasi tsunami Aceh), menonton film edukasi kebencanaan, serta belajar mitigasi bencana dengan berbagai kegiatan interaktif seperti games, dongeng atau bernyanyi bersama.
      Saat menonton video edukasi kebencanaan, peserta didik MIN 27 Aceh Besar sangat antusias dalam mengajukan beberapa pertanyaan tentang gempa bumi dan tsunami. Berbagai pengetahuan mereka dapatkan seperti tanggap gempa, kita tidak boleh panik. Tanggap tsunami kita melindungi diri menuju ke tempat-tempat yang tinggi seperti dataran tinggi, gedung tinggi, menara tinggi dan pohon-pohon yang tinggi. Selanjutnya melakukan tanggap evakuasi seperti lari ke gunung dan memanjat pohon-pohon yang tinggi.
       Jika bencana tersebut terjadi di sekitar laut atau sungai, maka kita melakukan penyelamatan diri melalui jalur penyelamatan yaitu berada di permukaan air dan menggunakan benda-benda yang mengapung di air seperti galon atau jeregen.
       Selain mitigasi kebencanaan, BAST juga menyimpan banyak dokumen terkait kebencanaan yang pernah terjadi di Aceh. Yaitu video saat terjadi tsunami. Baik itu video yang ada pada SCTV maupun video amatir milik pribadi. Dokumen tentang rehabilitasi pada saat terjadi musibah tsunami juga dokumen rekonstruksi pasca kejadian tsunami. Ada banyak sekali dokumen yang dimiliki dan disimpan secara rapi yang memiliki nilai guna atau sejarahnya.
       Segala arsip yang dimiliki oleh BAST (Balai Arsip Statis dan Tsunami) tersebut diserahkan oleh BRR (Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi) kepada pemerintah Aceh. Atas permintaan pemerintah Aceh sehingga dokumen tersebut tidak dibawa ke Jakarta dan menjadi dokumen milik pemerintah Aceh. Terdapat juga bahan-bahan atau dokumen-dokumen dari lembaga-lembaga vertikal  pusat juga menyerahkan bahan tersebut untuk disimpan di BAST. Ada juga dokumen yang diberikan dari perorangan yaitu menyerahkan foto-foto atau video tentang peristiwa tsunami.
      Sesuai dengan fungsinya  BAST adalah untuk melestarikan seluruh arsip-arsip yang sudah ada dari ketiga unsur di atas yaitu akuisisi pencari bahan2 yang dicari dan untuk di simpan, perorangan yang berasal dari kamera amatir milik pribadi juga dari lembaga-lembaga pemerintah yang berada di pusat ibu kota negara. Dokumen tersebut disimpan dengan rapi dan ada daftarnya untuk mempermudah dalam mengakses dengan memiliki manfaat dan dapat dibaca oleh masyarakat luas melalui pameran. Kegiatan tersebut diakhiri dengan wawancara yang dilakukan oleh pers cilik dan testimoni oleh ibu kepala madrasah Naswati,S Ag.
       Kegiatan anjangsana ini diharapkan kepada peserta didik MIN 27 Aceh Besar agar dapat memahami mitigasi kebencanaan dan peka terhadap bencana serta agar dapat mempersiapkan diri dalam kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
Afridayani, S.Ag., M.Pd (Persgu MIN 27 Aceh Besar)

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...