Senin, 9 Maret 2026, Tari “Tika Seukee” ini merupakan tarian kreasi yang digarap oleh koreografer tari yang bernama Yusrina Gufrani yang akrab dipanggil dengan sebutan k rina,dengan coordinator oleh ibu Maisyarah S dan penanggung jawab Kepala Madrasah Ibu Naswati S,Ag dengan tema Kearifan Lokal, tarian ini juga digarap sejak tahun 2023 dan telah mengikuti beberapa perlombaan tari kreasi dan Lounching pada saat pembukaan PINSI 2 MIN 27 Aceh Besar tahun 2024 di Gedung SMK Al Mubarkeya sebagai tanda sah nya tarian Garapan MIN 27 Aceh Besar.
SINOPSISnya adalah sebagai berikut : Tika seukee merupakan salah satu rutinitas kearifan lokal yang menjadi suatu kerajinan tangan dikalangan masyarakat Aceh, dalam bahasa Aceh ” Tika” Berarti TIKAR dan “SEUKEE” Artinya PANDAN. Proses pembuatannya membutuhkan waktu yang cukup lama dengan penuh kesabaran dan ketelatenan. Tika Seukee menggambarkan ciri khas masyarakat Aceh yang dilihat dari proses, fungsi dan bentuknya sehingga Tika Seukee memiliki nilai hubungan kerjasama masyarakat Aceh seperti saling menguatkan, tidak dapat dipisahkan antara satu sama lain, kerapian dan keindahan yang disesuaikan dalam bentuk garapan tarian ini.
Adapun tahapan dan proses seleksi peserta didik dimulai dari merekrut beberapa peserta didik mulai dari tingkatan kelas tiga sampai dengan kelas lima, hampir 20 peserta didik mengikuti tahapan untuk bisa menjadi lolos menjadi penari Tika seukee ini, dengan diberikan tantangan beberapa Gerakan dasar tarian, step, doblestep dan Gerakan lainnya. Pelan-pelan beberapa peserta didik yang melewati tahapan ini hingga tinggallah dengan jumlah 7 peserta didik yang terdiri dari Penari : Putroe Meurah Intan ( Kelas III), Azkia Aprillia Eliza ( Kelas IV ), Rabi’atul Al Adawiyah (Kelas IV ), Nadhira Thafana ( Kelas IV ), Raudhatul Faradisa ( Kelas IV ), Nurul Izzah ( Kelas IV ), Naziatul Nafra (Kelas V).
Ke7 penari ini melakukan tiap Gerakan tari ini dengan sangat heroik , bersemangat dan selalu dalam Gerakan yang gembira saat pentas diatas arena. Tipa tahapan Gerakan mereka bergerak dengan sempurna dan begitu kompak antara satu dengan lainnya, sehingga lahirlah tampilan dengan wirama, wiraga dan wirasa.
Adapun Prestasi yang telah diraih oleh tari Tike Seukee adalah:
1. Juara 1 Tari Kreasi pada ajang lomba Porseni Mini Tingkat Kabupaten Aceh Besar yang diselenggarakan oleh K2M- MI Kementrian Agama kabupaten Aceh Besar Tahun 2023
2. Juara 1 tari kreasi Mite Fest yang diselenggarakan oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyah PGMI UIN Ar Raniry banda Aceh Tahun 2023.
3. Juara 1 Tari Kreasi pada ajang perlombaan OD Fest (Oemar Diyan Festifal) Tahun 2023
4. Juara 1 Tari Kreasi AKSI FAIR II SMPN Ali Hasyimy tahun 2023
5. Juara 1 Tari kreasi Fatih Billingual School pada ajang perlombaan Fatih Festival Tahun 2024
6. Peserta lomba NyalaKreasi yang diselenggarakan oleh Nyalanesia pada tahun 2024.
Sampai saat ini Tari Tika Seukee masih berkarya dalam bidang pelestarian seni budaya, bahkan tarian ini pernah mengguncah panggung Stand Aceh Besar dalam Acara Peukan Kebudayaan Aceh tahun 2024 dan tampil juga pada acara perayaan Hari Anak Sedunia di perataran halaman Taman Sri Safiatuddin yang diselenggarakan Oleh DP3A Provinsi Aceh.
Alhamdulillah saat PINSI 4 Februari kemarin Tarian Tika Seukee ini telah diMaklumatkan sebagai hak cipta karya milik MIN 27 Aceh Besar Dalam rangka pelindungan ciptaan di bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra berdasarkan Undang-Undang Nomor 28Tahun 2014 tentang Hak Cipta, dengan ini menerangkan, Nomor dan tanggal permohonan : EC002026023027, 6 Februari 2026 dengan Jenis Ciptaan : Tari (Sendra Tari), Judul Ciptaan : Tari Tika Seukee dengan Nomor Pencatatan : 001132566 yang ditanda tangani oleh MENTERI HUKUM DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN INTELEKTUAL
Penulis: Pers Guru Minat Tabloid Min 27 Aceh Besar.
Maisyarah S, S.Pd.I., M.Pd.
