2
“Wujud Kepedulian, MIN 27 Aceh Besar sembelih 3 Ekor Sapi Qurban untuk 280 siswa”

Oleh: Sri Hastuti,S.Pd.I (Persgu MIN 27 Aceh Besar)

ACEH BESAR – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 27 Aceh Besar menggelar aksi sosial keagamaan dengan melaksanakan penyembelihan hewan qurban pada Sabtu (30/05/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial sejak dini.

Pada Idul adha tahun ini, MIN 27 Aceh Besar menyembelih sebanyak 3 ekor sapi. Daging qurban tersebut didistribusikan secara tepat sasaran kepada 280 penerima manfaat yang diprioritaskan bagi peserta didik yatim, piatu, serta siswa-siswi yang dianggap kurang mampu dan berhak menerimanya.

“Kegiatan ini bukan sekedar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata kepedulian pihak madrasah dan para mudhahi (pe-qurban) terhadap anak-anak kita, khususnya yang berstatus yatim/piatu dan mereka yang membutuhkan,” ujar kepala madrasah MIN 27 Aceh Besar ibu Naswati di sela-sela kegiatan.

Sejak Sabtu pagi, panitia qurban yang terdiri dari para guru, staf madrasah, dan dibantu oleh komite sekolah tampak kompak bahu-membahu menyukseskan proses penyembelihan hingga pengemasan daging.

Untuk memastikan pembagian berjalan dengan tertib, panitia telah mendata para siswa penerima jauh-jauh hari. Rona bahagian terpancar dari wajah para siswa saat menerima paket daging qurban tersebut. Pihak madrasah berharap, kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan pangan yang bergizi, tetapi juga dapat menyuntikkan kebahagiaan dan semangat belajar bagi seluruh peserta didik.

Melalui ibadah qurban ini, MIN 27 Aceh Besar terus berkomitmen untuk membangun karakter religius dan berjiwa sosial pada seluruh warga madrasah, sehingga ukhuwah islamiyah dapat terus terjaga dengan erat.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Legenda Danau Laut Tawar

Sumber Youtube MIN 27 Aceh Besar Dari video ini menceritakan tetntang kisah Danau laut Tawar dalam bentuk story telling. Story telling ini dibawakan oleh Nurul Izzah siswi MIN 27 Aceh Besar pada ajang lomba Marssal 8 MTsN Model Banda Aceh. Dalam story telling ini menceritakan pada zaman dahulu di tanah Takengon, Aceh hiduplah seorang putri

Baca selengkapnya...

Sang Inspirator

    Menurut Peter F.Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai. Kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya”. Berbicara mengenai pemimpin … sosok kepala Madrasah MIN 27 Aceh Besar sudah malang melintang dalam dunia pendidikan, sudah banyak sekolah yang dibawah kepemimpinan beliau berhasil menjadi sekolah favorit. Hal tersebut tidaj

Baca selengkapnya...